Berita Indonesia Terbaru

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Berikut Respons Kadispar Bali

Dengan disiplinnya masyarakat, landainya Covid-19 di Indonesia, pariwisata Nusantara dapat berjalan kembali tanpa perlu khawatir.

Editor: Ekayana
SHUTTERSTOCK / Judith Lienert
Ilustrasi Bali - Umat Hindu Bali yang sedang berada di area pura di Kabupaten Buleleng, Bali. (SHUTTERSTOCK / Judith Lienert) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah Indonesia memperpanjang pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali selama dua pekan mulai 26 Januari 2021.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa mengatakan bahwa pihaknya setuju dengan kebijakan tersebut.

Baca juga: Tak Berhenti Beroperasi, KA Prameks Bakal Layani Rute Kutoarjo

Baca juga: Usai Diterpa Banjir Bandang, Tempat Wisata di Puncak Bogor Kini Mulai Pulih

“Kita pasti tunduk dengan Satgas Penanganan Covid-19 pusat karena masalah kesehatan penting, tapi tidak mengabaikan persoalan ekonomi,” ungkapnya, Kamis (21/1/2021).

Menurutnya, kebijakan perpanjangan PPKM berguna untuk melandaikan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia hingga benar-benar hilang.

Kendati demikian, menurut Putu, hal tersebut dapat terjadi jika seluruh masyarakat di Nusantara patuh dan disiplin akan protokol kesehatan yang telah diterapkan.

Dengan disiplinnya masyarakat, landainya Covid-19 di Indonesia, pariwisata Nusantara dapat berjalan kembali tanpa perlu khawatir.

“Yang jelas ini tidak ditutup, cuma dibatasi aktivitasnya supaya tidak terjadi pemaparan virus. Jadi tanggapan kami setuju dengan kebijakan,” ujar Putu.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Respons Kadispar Bali

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved