Tiket KRL Solo Yogya Harus Pakai Kartu, Tak Layani Tiket Manual

Adapun tarif KRL Solo-Yogya sendiri dibandrol sama dengan tarif KA Prameks, yakni Rp 8000 dalam sekali perjalanan.

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ILHAM OKTAFIAN
Kereta api listrik Solo-Yogya 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Pada pertengahan Februari 2021 KRL Solo Yogya akan segera beroperasi dan menggantikan kereta KA Prameks.

Kereta yang melayani 11 stasiun pemberhentian juga memiliki rute dan jadwal keberangkatan relatif sama dengan kereta KA Prameks.

Baca juga: Daftar Rute KRL Solo Yogya: Lewati 11 Stasiun, Sehari Ada 10 Jadwal Keberangkatan

Baca juga: KRL Solo-Yogya Bakal Beroperasi Mulai 10 Februari 2021, Berikut Harga Tiketnya

Namun ternyata untuk pembelian tiket ada perbedaan yang cukup signifikan.

Jika tiket KA Prameks dapat dibeli via online maupun loket stasiun, untuk KRL Solo Yogya rupanya hanya bisa menggunakan kartu.

Serupa dengan KRL Jabodetabek, KRL Solo Yogya bakal menggunakan KMT (Kartu Multi Trip) dimana kartu tersebut terisi dengan sejumlah saldo.

Menurut Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wawan Ariyanto pihaknya menyediakan KMT yang dapat dibeli di loket stasiun keberangkatan.

"Kalau kartu bank bisa menggunakan Bank Himbara, Brizzi, E  Money, Flash dan BCA," katanya Kamis (21/1/2021).

Adapun tarif KRL Solo-Yogya sendiri dibandrol sama dengan tarif KA Prameks, yakni Rp 8000 dalam sekali perjalanan.

"Tarifnya flat Rp 8000. Sama seperti KA Prameks namun dengan pelayanan yang lebih bagus," katanya.

"Keretanya baru, waktu tempuhnya cepat dan ACnya bagus," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved