PSBB, TSTJ Solo Sepi Wisatawan, Hanya 20 Orang Pengunjung Perhari

Jumlah tersebut, lanjut Bimo berlaku saat weekend maupun saat momen libur natal dan tahun baru (nataru).

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ILHAM OKTAFIAN
Pemberian Pakan di TSTJ oleh Fave Hotel Solo Minggu (17/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Sejumlah pembatasan saat PSBB berpengaruh pada Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ).

Pantauan TribunSoloTravel.com, Minggu (17/1/2021) atau di hari ketujuh pemberlakuan PSBB kondisi TSTJ malah cenderung sepi.

Baca juga: Asal Mula Nama Duleg dari Lumpia Khas Desa Gatak, Klaten

Baca juga: Ingin Sajikan Menu Berbeda, Pemilik Warung Mi Ayam Ini Gunakan Wajan Sebagai Mangkuk

Direktur Perusahaan Daerah (PD) TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyebut jumlah wisatawan cenderung stagnan sejak dibuka saat pandemi covid-19.

"Sejak buka ada pembatasan usia, dengan pembatasan ini jumlah pengungjung sama terus," katanya.

"Rata rata 20 orang," imbuhnya.

Jumlah tersebut, lanjut Bimo berlaku saat weekend maupun saat momen libur natal dan tahun baru (nataru).

"Mau libur nataru atau sabtu minggu rata rata pengunjung 20 orang," pungkasnya.

Bimo berpendapat jika minimnya pengunjung di TSTJ lantaran mayoritas kebun binatang diisi oleh anak anak.

Dengan pembatasan anak dibawah 15 tahun tersebut, praktis jumlah kunjungan mengalami penurunan secara drastis.

"Di TSTJ 40 persen pengunjungnya anak anak, 40 persen orangtua yang mendampingi anaknya dan 20 persen rombongan anak TK," kata dia.

"Otomatis kunjungan wisata kami sepi," imbuhnya.

"Kami berharap pandemi segera berlalu agar kondisinya berjalan normal," harapnya.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved