Berita Dunia Terbaru

Dokumentasikan Kerusuhan Capitol, Museum Smithsonian di AS Kumpulkan Artefak

Permohonan tersebut dilakukan sebagai usaha untuk mendokumentasikan momen tersebut dalam sejarah Amerika.

Editor: Ekayana
GETTY IMAGES/BBC.uk
Gedung Capital Hill, Washington DC, Amerika Serikat (GETTY IMAGES/BBC.uk) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Untuk mendokumentasikan momen kerusuhan mematikan pro-Trump yang terjadi di Gedung Capitol, Museum Nasional Sejarah Amerika Smithsonian mengajak orang-orang untuk mengirimkan artefak yang berhubungan dengan kerusuhan tersebut.

Permintaan tersebut juga jadi lanjutan usaha dokumentasi pemilihan umum tahun 2020 yang unik.

Baca juga: Ulang Tahun ke 9, Favehotel Manahan Solo Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan

Baca juga: Sertifikat Vaksinasi Tak Bisa Gantikan Tes Covid-19 untuk Syarat Perjalanan

“Museum Nasional Sejarah Amerika Smithsonian memiliki komitmen mendalam untuk mendokumentasikan semua aspek eksperimen politik Amerika: pemerintahan oleh rakyat,” tulis museum tersebut dalam permohonan mereka setelah kerusuhan.

"Prinsip utama dari demokrasi konstitusional ini adalah pengalihan kekuasaan secara damai setelah pemilihan presiden Amerika Serikat, sejak pemilihan presiden pertama di republik ini. Minggu ini, keyakinan inti tersebut terguncang,” lanjut tulisan tersebut.

Sebagai institusi, Museum Smithsonian berkomitmen untuk mengerti bagaimana orang-orang Amerika membuat perubahan. Para kurator dari Divisi Sejarah Politik dan Militer terus mendokumentasikan pemilihan tahun 2020.

Mereka akan memasukkan barang-barang dan cerita yang bisa membantu generasi masa depan mengingat dan mengonstekstualisasikan tanggal 6 Januari 2021 serta dampaknya.

Sejauh ini, museum ini telah mengoleksi tiga lusin tanda protes, beberapa bendera Amerika Serikat, sebuah banner, dan beberapa aksesoris kampanye “Trump Keep America Great” dari tahun 2020.

"Serta dokumen semacam pamflet, handout, dan kartu bisnis," papar seorang juru bicara museum tersebut pada CNN.

Museum yang saat ini masih tutup akibat pandemi Covid-19 telah meminta masyarakat untuk menyimpan materi yang terkait yang mereka punya. Mereka juga bisa mengirimkan foto serta deskripsi singkat benda tersebut ke email 2020ElectionCollection@si.edu.

Adapun, sejak kerusuhan di Capitol 6 Januari ketika Kongres melakukan pemungutan suara untuk mengesahkan suara elektoral, para anggota parlemen telah meminta pelarangan terbang bagi mereka yang terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Beberapa maskapai penerbangan juga telah melarang sementara penumpang yang menuju ke area Washington D.C. untuk memeriksa kepemilikan senjata api. Monumen Washington juga telah membatalkan tur di hari-hari menuju inagurasi presiden.

Airbnb pun telah membatalkan semua reservasi yang ada di sekitar area tersebut di minggu inagurasi. Ini bukanlah pertama kalinya Museum Smithsonian menggunakan cara crowdsourcing untuk mencari benda yang penting dalam sejarah. Sepanjang musim panas, seperti dilaporkan CNN, tiga museum mengoleksi benda-benda dari Lafayette Square di Washington dan Plaza Black Lives Matter setelah protes terjadi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Museum Smithsonian di AS Kumpulkan Artefak dari Kerusuhan Capitol

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved