Desa Wisata di Sragen Ini Bisa Dikunjungi Saat Tahun Baru, Wisatawan Wajib Ikuti Protokol Kesehatan 

desa wisata antara lain terletak di desa Pilangsari, Kecamatan Gesi; desa Kliwonan, Masaran; desa Krikilan, Kalijambe; desa Karungan, Plupuh, desa Boy

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Ekayana
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Obyek wisata alama dan perkemahan Sukowati di pinggir WKO Dusun Boyolayar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SRAGEN - Desa wisata di Kabupaten Sragen tetap buka meski di tengah pandemi Covid-19. 

"Desa wisata boleh beroperasi namun dengan menerapkan protokol kesehatan," ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Sragen, Yusep Wahyudi, Rabu (30/12/2020). 

Baca juga: Catat! Jalan Ir. Soekarno dan Jalan Veteram di Sukoharjo akan Ditutup saat Malam Tahun Baru 

Baca juga: Jelang Tahun Baru 2021, Museum Sangiran di Sragen Dipastikan Tutup

Yusep menuturkan, desa wisata antara lain terletak di desa Pilangsari, Kecamatan Gesi; desa Kliwonan, Masaran; desa Krikilan, Kalijambe; desa Karungan, Plupuh, desa Boyolayar, Sumberlawang. 

"Desa-desa itu bisa dikunjungi saat tahun baru," katanya. 

Selain itu, sejumlah destinasi wisata di Bumi Sukowati yang dikelola pihak swasta diizinkan beroperasi. 

"Tapi tetap harus mematuhi protokol kesehatan," katanya. 

Kala ditanya tentang tempat wisata seperti Gunung Kemukus, air panas bayanan, dan museum Sangiran, menurutnya, sesuai instruksi dari bupati bahwa ketiga tempat ini belum dibuka untuk umum. 

"Belum dibuka untuk umum karena sekarang kondisinya masih pandemi," tutur dia. 

Kata dia, tidak menutup kemungkinan tempat-tempat itu akan dikunjungi wisatawan saat malam pergantian tahun. 

"Tapi karena ada larangan berkerumun maka belum dibuka," imbuhnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved