Terdampak Pandemi Covid-19, 2 ABK Pesiar AS Ini Banting Stir Jualan Jagung Bakar 12 Rasa

Isqowi sendiri sudah berada di rumah sekira 6 bulan ini, sementara Anan yang harusnya berangkat pada Maret 2020 lalu. 

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/AGIL TRI
Muhammad Isqowi dan Anan Guntoro, Warga Desa/Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo saat menunjukkan Jagung Bakar, Rabu (23/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Dua mantan Anak Buah Kapal (ABK) pesiar perusahaan asal Amerika Setikat (AS) banting stir jualan jagung bakar. 

Mereka adalah Muhammad Isqowi dan Anan Guntoro, Warga Desa/Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo. 

Baca juga: Menikmati Jagung Bakar 12 Varian Rasa di Nguter Sukoharjo, Ada Rasa Buah-buahan

Baca juga: Menikmati Ayam Rica Mbok Usrek: Kuliner Legendaris di Boyolali yang Terkenal dengan Kepedasannya

Ya, pandemi Covid-19 ini membuat mereka dipulangkan ke tanah air, dan hingga saat ini mereka belum mendapatkan kontrak baru untuk berangkat berlayar. 

Isqowi sendiri sudah berada di rumah sekira 6 bulan ini, sementara Anan yang harusnya berangkat pada Maret 2020 lalu. 

"Karena menunggu jadwal yang belum pasti, saya dan Owi (Isqowi) buka bisnis kecil-kecilan jagung bakar ini," katanya, Rabu (23/12/2020).

Bisnis jagung bakarnya sudah berjalan sekira  satu bulan terakhir.

Warung yang mereka beri nama Jagung Bakar Senja (JBS) itu, sebagai usaha sampingan mereka sambil menunggu jadwal keberangkatan mereka. 

"Sebenarnya sudah ada beberapa teman kami yang sudah kembali berangkat, tapi disana pelayaran komersialnya masih tahap uji coba, jadi belum bayak ABK yang kembali," jelasnya. 

Meski omset dadi warung jagung bakarnya tidak sebesar pendapatan mereka di kapal pesiar, namun mereka tetap bersyukur karena masih bisa bertahan ditengah pandemi Covid-19.

Usaha jagung bakar mereka memiliki keunikan dengan menawatkan 12 varian rasa. 

Hal tersebut membuat para konsumen penasaran, dan meningkatkan pendapatan mereka. 

Dia berharap, masyarakat bisa tetap inovatif untuk mencari uang ditengah sulitnya pandemi Covid-19  ini. 

"Semoga pandemi ini juga segera berakhir, agar roda ekonomi bisa berputar normal lagi," tandasnya. (*) 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved