Imbas Isu Karantina Pendatang ke Solo, Hotel di Sukoharjo Ini Rugi Hingga 1 Miliar

Bahkan, sejumlah tamu di Hotel Best Western Solo Baru banyak yang melakukan cancel booking. 

Penulis: Agil Tri Setiawan
Editor: Ekayana
istimewa
Best Western Premier Solo Baru 

Laporan Wartawan TribunSoloTravel.com, Agil Tri

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Banyak hotel di Sukoharjo yang ternyata terkena imbas dari rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang akan melakukan karantina kepada pendatang saat Nataru, salah satunya hotel Best Western Premier Solo Baru.

Menurut Marcom hotel Best Western Premier Solo Baru, Denis Ardaniswara, statment Wali Kota Solo beberapa waktu lalu itu, mempengaruhi perputaran bisnis hotel. 

Baca juga: Cerita Managing Direktur Pemasaran Makanku Sepanggung Bareng Dewa, Ngaku Gerogi

Baca juga: Libur Natal & Tahun Barun 2021, Wisatawan Kini Boleh Tidur di Hotel, Pemudik Tetap Karantina Mandiri

Bahkan, sejumlah tamu di Hotel Best Western Solo Baru banyak yang melakukan cancel booking. 

"Kalau dipresentase, yang cancel bookingan sampai 50 persen," katanya, Jumat (18/12/2020).

Denis menjelaskan, tamu yang melakukan cancel saat libur Nataru tidak hanya tamu yang mau menginap saja. 

Tapi ada tamu VIP, yang melakukan pertemuan bisnis di Hotel Best Western Solo Baru. 

"Kalau dihitung kerugian, kita rugi sekitar Rp 1 miliyar," jelasnya.

"Soalnya meeting kita juga banyak, tamu kita yang VIP aja sampai sekitar Rp400 juta yang lose, itu belum yang meeting," terangnya. 

Denis menjelaskan, meski Pemkot Solo telah menarik lagi kebijakannya soal karantina pemudik, namun hal itu tidak mengembalikan customer mereka yang telah membatalkan pemesanan. 

Sebab, sejumlah customer sudah mengalihkan pesanan mereka ke kota lain. 

"Meski kebaikan itu sudah ditarik lagi, mereka sudah mengalihkan ke kota lain seperti Jogja. Jadi tidak mengembalikan coustemer kami," tandasnya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved