Wisata Sejarah Dunia

Masjid Istiqlal Dzamija : Hadiah dari Presiden Soeharto Untuk Rakyat Bosnia

Selain disebut Masjid Istiqlal, masjid ini juga dikenal sebagai Masjid Suharto atau Masjid Indonesia.

Shutterstock/Matphotography
Masjid Istiqlal di Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina yang jadi hadiah Suharto untuk rakyat Bosnia 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Indonesia mempunyai masjid bernama Istiqlal namun, ternyata tak hanya ada di Indonesia, masjid Istiqlal juga ada di Negara Bosnia dan Herzegovina.

Masjid ini memiliki nama lengkap Istiqlal Dzamija tepatnya terletak di Sarajevo, ibu kota negara yang berada di Semenanjung Balkan itu.

Baca juga: Penutupan Tempat Wisata Wonogiri Saat Libur Nataru Belum Pasti

Baca juga: Isu Karantina Kota Solo Belum Temukan Hasil Akhir, ASITA minta Pemkot Solo Berkaca dari Jogja

Nama "istiqlal" sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya kemerdekaan dalam bahasa Indonesia.

Dalam sesi Travel Virtual Tour Kompas.com dan Avia Tour pada Sabtu (5/12/2020), pemandu wisata Sarajevo Retno mengajak para peserta untuk masuk ke dalam Masjid Istiqlal.

“Ini adalah hadiah dari Indonesia atau sebagai hadiah dari rakyat Indonesia. Masjid ini sangat terkenal di Sarajevo,” kata Retno.

Selain disebut Masjid Istiqlal, masjid ini juga dikenal sebagai Masjid Suharto atau Masjid Indonesia. Pasalnya, mantan Presiden Suharto jadi orang yang memprakarsai pembangunan masjid ini.

Luas masjid ini mencapai 2.800 meter persegi dan bisa menampung hingga 3.000 jemaah di bagian dalamnya saja. Jika menggunakan area luarnya, maka jumlah jamaahnya bisa lebih dari itu.

Sejarah Masjid Istiqlal Sarajevo

Saat kunjungannya ke Sarajevo pada Maret 1995, Presiden Suharto mempertimbangkan untuk membangun masjid sebagai hadiah untuk orang-orang Bosnia dan Herzegovina di tengah-tengah peperangan. Ia kemudian menunjuk arsitek Fauzan Noe’man yang memang berpengalaman dalam mendesain banyak masjid, salah satunya Masjid At-Tin di Taman Mini Indonesia Indah, untuk mendesain Masjid Istiqlal Sarajevo.

Namun karena peristiwa lengsernya Suharto pada Mei 1998, pembangunan masjid ini sempat tertunda. Hingga akhirnya masjid ini diresmikan pada September 2001. Banyak elemen dalam masjid ini yang merepresentasikan Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pintu masjid yang terbuat dari kayu jati asli. Pintunya dibuat di Jepara dan dibawa dengan kapal dari Indonesia ke Bosnia dan Herzegovina.

“Ada juga mihrab ini yang dibawa langsung dari Indonesia dan dihadiahkan oleh B. J. Habibie dan Ibu Ainun Habibie. Mihrab ini digunakan oleh imam ketika sedang berbicara atau sedang berkhutbah,” jelas Retno. Tak itu saja, mushaf-mushaf atau kitab yang berada di masjid tersebut juga dibawa langsung dari Indonesia.

Hingga kini, masjid ini masih digunakan sebagai tempat ibadah solat orang-orang Muslim di Sarajevo. Selain itu, masjid ini juga berfungsi untuk tempat menggelar acara pernikahan Islam dan juga pusat budaya Indonesia di Sarajevo.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Ada Masjid Istiqlal di Bosnia, Hadiah dari Presiden Soeharto

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved