Pemkab Sragen Masih Ragu Museum Sangiran Dibuka Padahal E-ticketing Telah Siap

Kendati e-ticketing bisa diterapkan namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen belum berencana membuka obwis itu. 

Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Ekayana
istimewa
Situs manusia purba yang berada di Sangiran Kabupaten Sragen. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Obyek wisata (Obwis) Museum Purba Sangiran kini siap menerapkan sistem tiket elektronik atau e-ticketing sebagai sistem pembayaran masuk ke museum. 

Kendati e-ticketing bisa diterapkan, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen saat ini belum berencana membuka obwis itu. 

Baca juga: Berwisata ke Waduk Tandon Wonogiri, Padang Rumputnya Ramai Dikunjungi Warga

Baca juga: Masjid Al Falah Sragen : Konsep Agar Ramai Datangkan Jamaah Ingin Ditiru Daerah Lain

Project Leader e-ticketing Sangiran Prima, Ady Surya menuturkan, penerapan sistem e-ticketing di obwis Sangiran ini sebagai sebuah inovasi. 

Menurutnya manfaat e-ticketing selain sebagai upaya peningkatan sarana prasarana dan daya tarik wisatawan ke Sangiran

"Juga untuk mempermudah kinerja petugas loket dalam mengetahui data pengunjung dan pendapatan secara real time," papar Ady, Selasa (7/12/2020).

Ia menyebut, penerapan e-ticketing meningkatkan pelayanan wisatawan, pelaporan rekap data lebih efektif dan efisien. 

Untuk jangka pendek, hanya museum Sangiran yang diterapkan sebagai pilot project. 

"Nanti untuk jangka panjang semua obyek yang dikelola pemerintah menggunakan e-ticketing,” kata dia.

Pihaknya hanya menyiapkan aplikasi e-ticketing tersebut. 

”Persiapan kalau nanti museum dibuka. Sudah dilaksanakan ujicoba dan pelatihan untuk petugas operator di loket,” imbuhnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved