Libur Akhir Tahun Semakin Dekat, Begini Persiapan Jawa Timur Sambut Wisatawan

Untuk memastikan protokol tersebut berjalan dengan baik, provinsi Jawa Timur nantinya akan menggerakkan tim evalusasi

shutterstock/Bastian AS
Dua orang peselancar di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Menjelang libur akhir tahun, Provinsi Jawa Timur mulai bersiap menyambut wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisa Provinsi Jawa Timur Sinarto memastikan para pelaku usaha pariwisata akan berusaha semaksimal mungkin dalam persiapan menyambut wisatawan di libur akhir tahun 2020 mendatang.

“Pertama, kami melihat ini sebagai peluang untuk teman-teman pariwisata mendapatkan rezeki dari hari libur ini,” katanya.

Baca juga: Menjelang Tahun Baru, Dua Jalur Pendakian Gunung Slamet Kembali Tutup, Mengapa?

Baca juga: Libur Akhir Tahun Semakin Dekat, Museum Purba Sangiran Masih Ditutup, Kenapa?

Dirinya telah meminta para pelaku usaha untuk meningkatkan kewaspadaan mereka dalam menjaga protokol kesehatan agar keselamatan wisatawan tetap terjaga.

“Protokol kesehatan harus dimaksimalkan, baik di hotelnya, restorannya, maupun di destinasi alamnya,” ujar Sinarto. Menurut dia, para pelaku usaha secara garis besar pasti sudah mengerti soal protokol apa saja yang harus mereka lakukan.

Untuk memastikan protokol tersebut berjalan dengan baik, provinsi Jawa Timur nantinya akan menggerakkan tim evalusasi yang berasal dari setiap kabupaten/kota. Mereka akan melakukan pengawasan terhadap elemen-elemen yang ada dalam bisnis pariwisata.

“Itu (tim evaluasi) didorong untuk melakukan pengawasan langsung di tempat-tempat wisata. Sejauh mana mulai dari peralatan, protokol kesehatan, sampai dengan kesiapan tenaga kerja semuanya dalam kondisi memungkinkan untuk melakukan pekerjaan,” sambung Sinarto.

Misalnya, jika tim evaluasi menemukan hal-hal yang dianggap tidak sesuai standard operation procedure (SOP), maka harus ditangani dengan sesuai dan semaksimal mungkin.

Kemudian jika terjadi kekurangan peralatan, Sinarto juga meminta kabupaten/kota untuk bisa membantu karena itu tidak termasuk ke dalam kewenangan provinsi.

Dirinya beranggapan bahwa masyarakat pun sudah mengetahui ke mana sebaiknya mereka berwisata nanti. Mereka pasti akan memilih tempat-tempat yang menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved