Kuliner Enak di Solo

Fermentasi Ciu Bekonang Sukoharjo Bisa Jadi Alkohol 95 Persen untuk Medis, Ini Fungsinya

Ketua Paguyuban Etanol di Bekonang, Sabariyono (77) mengatakan, ada beberapa bahan dasar untuk pembuatan alkohol. 

Kompas.com/Nur Rohmi Aida
Tong-tong yang digunakan untuk proses pembuatan alkohol di Desa Ciu Bekonang (Kompas.com/Nur Rohmi Aida) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sejak tahun 1981, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah membina dan mengelola pengrajin Ciu di Kecamatan Mojolan dan Polokarto. 

Sehingga, para pengrajin Ciu Bekonang ini tidak hanya membuat Ciu saja, namun juga membuat Alkohol untuk kepentingan medis. 

Baca juga: Suka Ciu Bekonang? Intip Cara Pembuatan Ciu yang Terbuat dari Tetes Tebu Fermentasi Ini

Baca juga: Ciu Bekonang: Miras Khas Sukoharjo Yang Melegenda Sejak Jaman Kolonial

Ketua Paguyuban Etanol di Bekonang, Sabariyono (77) mengatakan, ada beberapa bahan dasar untuk pembuatan alkohol. 

Namun untuk pengrajin di Mojolaban dan Polokarto, lebih memilih menggunakan bahan dasar tetes tebu, yang didapat dari Pabrik Gula yang ada di Pulau Jawa. 

"Kalau didaerah lain ada yang menggunakan bahan baku seperti singkong yang ada di Sumatra, lalu nira kelapa seperti di daerah Kebumen," kata dia, Senin (16/11/2020).

Proses pembuatan ciu dan alkohol di Bekonang ini seperti membuat tape, dengan melalui proses peragian. 

Yang membedakan alkohol dan ciu adalah proses pembuatan dan kadar alkoholnya.

Ciu biasanya memiliki kadar alkohol sekira 30 persen, sementara alkohol medis diatas 90 persen.

Tetes tebu itu didapat pengrajin dari sejumlah pabrik gula yang ada di Jawa. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved