Berita Dunia Terbaru

Wisata Thailand Dibuka untuk Turis Asing, Bagaimana Dengan Turis Asal Indonesia?

Sebelum pandemi Covid-19, Thailand adalah salah satu negara yang bisa dikunjungi Indonesia tanpa visa.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
insider.com
Taman Nasional Khao Yai di Thailand 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Sejak awal Oktober 2020, Thailand sudah menyambut kembali datangnya wisatawan asing.

Hal tersebut mereka lakukan lewat kebijakan Special Tourist Visa (STV) dimana Thailand mengizinkan wisatawan mancanegara untuk liburan di Thailand untuk jangka waktu panjang.

Jangka waktunya mulai dari 60 – 90 hari yang bisa diperpanjang hingga dua kali dengan total masa berlaku visa mencapai 270 hari.

Baca juga: Setelah Ditutup Berbulan-Bulan, Australia Akan Buka Perbatasan untuk Turis Asing

Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Naik Jadi Siaga, Beberapa Tempat Wisata di Sleman Tutup

Lantas bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia termasuk dalam kebijakan STV ini? Menurut Public Relations Officer dari Tourism Authority of Thailand (TAT), Indonesia Office Stephanie Valencia mengatakan bahwa sejauh ini Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin ke Thailand dengan tujuan wisata masih belum bisa.

“Saat ini kan pemerintah Indonesia masih belum buka penerbangan Internasional untuk tujuan wisata. Kecuali beberapa destinasi dengan perjanjian tertentu seperti Turki,” papar Stephanie ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (10/11/2020).

Bagaimana dengan Indonesia?

Saat ini, pemerintah Indonesia juga belum memperbolehkan penerbangan internasional dengan tujuan wisata ke Thailand.

Maka dari itu WNI masih belum bisa mendaftarkan diri untuk pengajuan STV.

“Dan memang rasanya STV kurang cocok dengan wisatawan Indonesia yang rata-rata tinggalnya di bawah 14 hari (di Thailand),” terang Stephanie.

Menurutnya, STV memang lebih ditujukan untuk wisatawan asing dari Eropa dan Amerika yang biasanya liburan dalam jangka waktu panjang di Thailand.

Para wisatawan dari negara-negara tersebut biasanya menghabiskan liburan musim dingin mereka yang panjang di Thailand atau negara tropis lainnya.

Sejauh ini pemerintah Thailand, menurut Stephanie, masih mengamati situasi dan kondisi terkait kebijakan yang akan berlaku setelah Indonesia mengizinkan kembali perjalanan ke luar negeri untuk tujuan wisata.

Pasalnya sebelum pandemi Covid-19, Thailand adalah salah satu negara yang bisa dikunjungi Indonesia tanpa visa.

“Kita berharapnya bisa kembali seperti kebebasan free visa 30 hari seperti semula. Seperti awal-awal sebelum ada kebijakan PSBB (pembatasan sosial berskala besar),” tutur Stephanie.

Jika memungkinkan, kebijakan itu akan tetap berlaku tentu saja dengan beberapa syarat tambahan tertentu.

Seperti melampirkan surat negatif Covid-19 dan fit to fly, serta bukti kepemilikan asuransi kesehatan dan wajib karantina untuk periode tertentu.

Izin untuk keperluan tertentu

Namun di luar tujuan wisata untuk keperluan tertentu, kata Stephanie, WNI masih bisa diizinkan masuk ke Thailand. Keperluan tersebut misalnya seperti studi, alasan medis, dinas, atau bisnis.

WNI tersebut bisa mengajukan perizinan Certificate of Entry (CoE) atau sertifikat masuk dari kedutaan atau kantor konsulat Thailand di Indonesia.  

Beberapa dokumen yang harus disertakan untuk pengajuan CoE ini di antaranya adalah salinan dokumen pemesanan untuk fasilitas Alternative State Quarantine (ASQ) di Bangkok atau fasilitas Alternative Local Quarantine (ALQ) di Chonburi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved