Gunungkidul Akan Tambah Tempat Wisata Baru Berbasis Pertanian, Seperti Apa?

Karang Raya Ecopark ini akan memanfaatkan lahan pertanian sekitar 70 hektare di wilayah tersebut.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
Antara
Karang Raya Ecopark Gunung Kidul (Antara) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kini mengembangkan agrowisata Karang Raya Ecopark di Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari.

Destinasi wisata ini dikembangkan dengan berbasis pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, mengatakan Karang Raya Ecopark merupakan upaya positif memaksimalkan potensi lahan pertanian milik warga.

Baca juga: Buka Kembali Saat New Normal, Berikut Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Pantai Kukup Yogyakarta

Baca juga: Wayang Orang Sriwedari Tetap Eksis Saat Pandemi, Berikut Jadwal nya di Bulan November 2020

Karang Raya Ecopark ini akan memanfaatkan lahan pertanian sekitar 70 hektare di wilayah tersebut.

"Kami mendukung Karang Raya Ecopark ini karena kami tiak ingin lahan pertanian warga habis dibeli dan dialihfungsikan oleh pihak lain," kata Bambang, Senin (9/11/2020).

"Kalaupun pengembangan wisata, tetap harus dengan pendekatan pertanian. Sesuai mata pencaharian utama warga di sini," lanjutnya.

Serupa dengan Bambang, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono menyebut wilayah Ngestirejo memiliki potensi wisata yang perlu dikembangkan.

Sebab posisinya strategis berdekatan dengan tempat wisata pantai dan jalur jalan lintas seltan (JJLS). Harapannya, kehadiran Karang Raya Ecopark juga bisa memeratakan perekonomian masyarakat.

"Itu sebabnya perlu ada dukungan masyarakat berupa peningkatan SDM dan sebagainya agar potensi di Ngestirejo bisa dimaksimalkan," kata Harry.

Sementara itu, Ketua Karang Raya Ecopark, Agung Nugroho mengatakan pihaknya akan mengembangkan konsep agrowisata.

Jenis tanaman yang diprioritaskan adalah srikaya.

"Wilayah ini memang banyak tanaman srikaya, yang mampu tumbuh di lahan yang tandus dan kering," kata Agung.

Selain mengembangkan potensi tanaman setempat, ia mengatakan lokasi Karang Raya Ecopark strategis. Sebab bersisian langsung dengan Lapangan Karang yang jadi tempat berkumpul warga serta dekat dengan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS).

Pengembangan Karang Raya Ecopark akan dilakukan secara bertahap. Selain agrowisata, pengelola akan menyediakan fasilitas publik berupa balai pertemuan hingga kolam renang di lokasi tersebut. Agung mengatakan pembangunan Ecopark akan dimulai dalam waktu dekat.

Sementara infrastruktur lain berupa bangunan dan lainnya direncanakan akan mulai pada Januari 2021.

"Sudah ada dukungan pembiayaan dari CSR perusahaan, bank, hingga investor untuk pembangunan Karang Raya Ecopark ini," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Gunungkidul Siapkan Tempat Wisata Baru, Karang Raya Ecopark

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved