Berita Dunia Terbaru

Setelah Ditutup Berbulan-Bulan, Australia Akan Buka Perbatasan untuk Turis Asing

Perkembangan terbaru mengindikasikan adanya pencabutan secara betahap beberapa pembatasan perjalanan yang ketat.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
kompas.com
Ilustrasi Australia - Pantai Bondi di Sydney.(SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Usai berbulan-bulan menutup perbatasannya akibat corona, kini Australia kembali membuka diri untuk turis asing.

Acting Immigration Minister Australia Alan Tudge telah mengonfirmasi bahwa Australia sedang berusaha untuk membuka kembali perbatasan mereka untuk wisatawan internasional dengan "perlahan tapi aman".

Baca juga: Inilah Kapal Pesiar Pertama Yang Miliki Lab Pengujian COVID-19 Sendiri, Bisa Tes Hingga 900 Tamu

Baca juga: Rayakan Ulang Tahun ke 17, Sriwijaya Air Menawarkan Tiket Pesawat Mulai dari Rp 170 Ribu

“Pertama kami berusaha untuk membawa masuk migran terampil untuk sementara, tapi dengan sistem prioritas,” kata Tudge.

Selain itu, pemerintah Australia juga sudah mulai melakukan perjanjian soal travel bubble dengan Selandia Baru. Para turis tidak perlu melakukan karantina.

Menurut Tudge, ini jadi salah satu langkah yang sangat signifikan. Perkembangan terbaru mengindikasikan adanya pencabutan secara betahap beberapa pembatasan perjalanan yang ketat.

Pencabutan tersebut dilakukan seiring dengan usaha menangani pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Selandia Baru merupakan negara yang paling sering dikunjungi masyarakat Australia di akhir tahun berdasarkan data pada Juni 2019.

Selain Selandia Baru, Tudge juga mengonfirmasi bahwa pemerintah sedang bekerja menuju kebijakan “perjalanan bebas karantina” dengan negara-negara lain.

Singapura dan Australia telah mengembangkan koridor perjalanan. Hal itu memungkinkan para wisatawan untuk tidak lagi melakukan karantina jika sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Mulai 16 Oktober 2020 Warga Australia juga bisa pergi ke Jepang, Fiji, dan Thailand sesegera mungkin setelah aturan mengenai outbound dicabut.

Negara-negara tersebut sedang dalam proses pembukaan kembali perbatasan mereka untuk negara-negara yang penularan virusnya rendah di tingkat komunitas.

Sementara itu, Tudge juga memberikan pernyataan bahwa Australia bisa saja membuka kembali akses mereka untuk area Asia Pasifik dalam beberapa bulan ke depan.

Orang-orang Australia juga bisa menghabiskan liburan mereka pada 2021 di luar Australia.

Sebelumnya, larangan perjalanan telah diberlakukan sejak 20 Maret 2020. Masyarakat Australia harus memiliki pengecualian yang diberikan oleh Department of Home Affairs untuk bisa keluar dari Australia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Australia Akan Buka Perbatasan untuk Turis Asing, Ada Prioritas

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved