Museum Keris Nusantara Solo Telah Dibuka Untuk Umum, Segera Atur Jadwal Untuk Berkunjung

Rata-rata pengunjung yang datang tersebut adalah pelajar, mahasiswa atau turis dari luar kota Solo.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
Koleksi keris di Museum Keris Nusantara, Solo 

Laporan wartawan Tribunsolotravel.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Museum Keris Nusantara yang berada di Solo merupakan salah satu tempat wisata yang kini telah dibuka di Kota Solo.

Setelah sebelumnya sempat ditutup karena pandemi covid-19, kini museum kebanggan Kota Solo mulai didatangi pengunjung.

Baca juga: Museum Ganesya Pamerkan Ratusan Peninggalan Kerajaan Majapahit

Baca juga: Ingin Berkunjung Museum Radya Pustaka Saat Akhir Pekan? Berikut Harga Tiket Masuknya

Tempat ini berada di Jalan Bhayangkara No.2, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Letaknya di selatan Stadion R Maladi atau yang lebih dikenal Stadion Sriwedari.

Seperti tempat wisata yang lain, museum keris juga menerapkan protokol kesehatan.

"Kami pastikan pengunjung menerapkan cuci tangan dengan sabun, cek suhu, pemakain masker hingga jaga jarak," kata pemandu museum, Yunita, Minggu (18/10/2020).

Rata-rata pengunjung yang datang tersebut adalah pelajar, mahasiswa atau turis dari luar kota Solo.

Bahkan seringkali museum keris menerima kunjungan dari sekolah-sekolah di Kota Solo.

"Kami buka setiap hari kecuali hari Senin, untuk hari Selasa-Kami buka mulai pukul 9.00 WIB -14.00 WIB," katanya.

"Kalau Jumat buka pukul 9.00 WIB- 11.00 WIB," katanya.

Museum Keris ini memiliki empat lantai dan basement.

Lantai satu digunakan untuk administrasi dan ruang audio visual.

Lantai dua untuk perpustakaan dan ruang anak sedangkan lantai tiga digunakan untuk diorama dan ruang pameran.

Lantai empat merupakan ruang pameran utama yang diisi keris-keris bersejarah dan masterpiece.

Adapun Museum Keris ini memiliki ratusan koleksi berupa senjata tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya keris dari Jawa.

Tidak hanya keris, di museum ini juga dipamerkan tombak dan pedang.

Adapula rencong senjata khas masyarakat aceh dipamerkan di museum ini.

Di museum ini, pengunjung bisa melihat sekitar 409 koleksi keris berbagai jenis dan ukuran serta 38 tombak dan benda-benda pusaka bersejarah lainnya yang tersimpan rapi.

Museum ini juga dilengkapi dengan video visual mengenai perjalanan keris di indonesia dan juga ruangan sebagai pusat pembelajaran keris bagi pengunjung.

Tak hanya koleksi sejarah, museum ini juga menerima hibah keris dari masyarakat.

Bahkan Presiden Joko Widodo juga memberikan 5 koleksi kerisnya untuk di simpan di Museum Keris Solo tersebut.

Beberapa keris pada zaman kerajaan pun bisa ditemukan di sini.

Misalnya, kerajaan Majapahit, Singosari, dan Mataram.

Di museum ini juga terdapat ruang baca yang koleksinya berupa buku seputar budaya Jawa.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved