Berita Dunia Terbaru

Pikat Wisatawan Usai Pandemi, Kepulauan Canary Spanyol Tawarkan Asuransi COVID-19

Skema ini diluncurkan minggu ini dan akan diterapkan selama 12 bulan ke depan.

lonelyplanet.com
Salah satu pantai di kepulauan Canary Spanyol 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Kepulauan Canary Spanyol berusaha memikat wisatawan kembali dengan menawarkan mereka asuransi COVID-19 gratis usai pandemi berakhir.

Asuransi tersebut meliputi biaya medis, pemulangan kesehatan, dan biaya tinggal selama karantina bagi mereka yang dites dan positif terkena virus.

Unik! Belanda Kini Buat Garasi Sepeda Raksasa Bagi Warganya

Nikmati Keindahan Alam Lewat Penginapan Unik Bergelembung, Bisa Lihat Bintang dan Matahari Terbit

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Departemen Pariwisata Kepulauan Canary dan Asuransi AXA. Asuransi tersebut berlaku untuk semua pengunjung asing, dan wisatawan yang bepergian dari daratan Spanyol, asalkan wisatawan tinggal di akomodasi turis yang diatur negara .

Dilansir dari Lonely Planet, skema ini diluncurkan minggu ini dan akan diterapkan selama 12 bulan ke depan.

Asuransi ini gratis diberikan bagi wisatawan kecuali yang telah tertular COVID-19 sebelum bepergian, atau mereka yang sudah memiliki asuransi perjalanan pribadi.

"Kepulauan Canary membuat kemajuan lebih lanjut dalam komitmen mereka untuk memperkuat dan meningkatkan keselamatan dan ketenangan para wisatawan," kata Yaiza Castilla, menteri pariwisata Kepulauan Canary dalam sebuah pernyataan.

Pulau-pulau yang berada di Canary Spanyol ini memiliki kasus Covid-19 yang relatif rendah dan telah memposisikan diri sebagai "laboratorium global untuk pariwisata yang aman".

Tentunya dengan melalui langkah-langkah termasuk penerbangan paspor kesehatan pertama di dunia dan mengatur renovasi yang meluas di seluruh pulau turis populer seperti di Tenerife, Gran Canaria dan Lanzarote untuk melindungi pengunjung dari virus.

Seperti di tempat lain di Spanyol, masker wajib dikenakan di luar ruangan dan di dalam ruangan.

Terlepas dari tindakan pencegahan, pulau-pulau tersebut kini tengah berjuang untuk mengembalikan pariwisata musim panas ke jalurnya karena kekhawatiran yang meluas untuk bepergian di tengah krisis.

Pariwisata di tempat tesebut menyumbang 35% dari PDB Kepulauan Canary, dengan turis Inggris menyumbang sepertiga dari semua jumlah pengunjung.

Namun, dengan pemerintah Inggris yang menerapkan karantina wajib selama dua minggu bagi mereka yang kembali dari Spanyol, serta peringatan Prancis dan Jerman agar tidak bepergian ke Spanyol.

Besar kemungkinan tujuan wisata populer tersebut akan terus bermasalah musim panas ini.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved