Pandemi belum Usai, Tamu Hotel di Wilayah Sukoharjo dari Luar Kota Wajib Bawa Surat Sehat

Perpanjangan itu dilakukan menyusul tren kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo yang terus meningkat hingga Agustus 2020.

Reader's Digest
Ilustrasi kamar hotel. 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SUKOHARJO - Akibat pandemi yang tak juga berakhir, masa Kejadian Luar Biasa (KLB) di wilayah Sukoharjo kini diperpanjang.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo langsung merespon hal tersebut dengan cepat.

Napak Tilas Jejak Pangeran Diponegoro di Masjid Darussalam, Sukoharjo

Hotel dan Restoran di Sukoharjo Tak Seramai Seperti Biasanya, PHRI Usulkan Keringanan Pajak

PHRI Sukoharjo langsung melakukan rapat untuk merapatkan barisan terkait rencana Pemkab tersebut.

Juru Bicara PHRI Sukoharjo, Ika Florentina mengatakan, dalam pertemuan itu PHRI membahas situasi ekonomi dan bisnis yang belum kondusif, meski sudah ada era new normal.

"Kami ingin mendorong Pemda dan pelaku bisnis disektor pariwisata dengan membuat paket wisata in city, sehingga roda perekonomian tetap berjalan," katanya, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan, hotel dan restoran di Sukoharjo sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk menyambut new normal. 

"Dalam persiapan new normal ini, kita juga butuh persiapan untuk pengadaan alat seperti thermogun, hand sanitizer, tempat cuci tangan, dan sejumlah dokumen sesuai standar PHRI pusat," jelasnya. 

Protokol kesehatan juga telah diterapkan di hotel yang ada di Sukoharjo. 

Sejumlah tamu hotel dari luar kota diwajibkan membawa surat keterangan sehat. 

Tamu juga diwajibkan untuk mengisi formulir yang menerangkan riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan mereka. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved