Cerita Unik

Keluarga Amerika Ini Sulap Bus Sekolah Jadi Rumah Indah Untuk Bepergian, Ini Penampakannya

Pasangan itu membeli bus sekolah 1991 dan mengubah interiornya menjadi seperti rumah.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
insider.com
keluarga Hernandezes yang tinggal di dalam bis di Amerika 

Sudut personalisasi Atlas cukup luas sehingga dapat berkembang saat ia tumbuh.

kamar anak di dalam bis
kamar anak di dalam bis (insider.com)

"Kami benar-benar mengeluarkan lemari kami dan membangun rak di kamar kami untuk dapat menyesuaikan buaian untuknya," kata Hannah.

Dia menambahkan bahwa interior bus dirancang agar dapat beradaptasi. Misalnya, keranjang gantung dapat diganti agar sesuai dengan boks yang lebih besar agar sesuai dengan kebutuhan Atlas saat ia tumbuh, dan tempat tidur balita dapat ditampung di tempat yang sama juga.

Demikian juga, buaian dekat Nora dapat dilepas agar sesuai dengan tempat tidur susun.

Nora telah tinggal di bus sejak dia berusia lima minggu, dan Atlas telah tinggal di dalam sejak lahir.

Nora kadang-kadang menghabiskan waktu di rumah kakek neneknya yang lebih tradisional, tetapi keluarga Hernandez mengatakan bahwa itu tidak membuatnya seperti tinggal di bus.

"Kita bisa melihat bahwa anak-anak menyukainya," kata Hannah.

Dia pikir bagian dari alasan Nora sangat menyukainya adalah bahwa semua barang-barangnya mudah diakses di dalam bus.

Selain itu juga memiliki kesempatan untuk bepergian juga menciptakan kenangan keluarga

"Saya pikir itu sangat keren bahwa kita bisa membawanya ke semua tempat, karena memang tidak semua anak pernah mengalami kenangan bepergian seperti ini hingga dewasa," kata Hannah.

Keluarga Hernandez mengatakan bahwa bis mereka mereka tidak selalu berjalan.

"Ketika kita berdiri diam, kita hanya membayar sekitar $ 200 sebulan," kata Ian tentang pengeluaran keluarganya.

"Kami bepergian ketika kami bisa, dan jika tidak, kami memiliki pangkalan di Florida di mana keluarga kami berada," kata Hannah.

tempat duduk supir bis
tempat duduk supir bis (insider.com)

Mereka tinggal di Florida akhir-akhir ini karena pandemi coronavirus.

"Ketika kami bepergian, biayanya jauh lebih mahal daripada naik bus jika kami mendapatkan hotel," kata Ian, menjelaskan bahwa keluarga harus membayar bensin dan pemeliharaan kendaraan.

"Itu tidak terjadi dalam semalam untuk kita," kata Ian. "Butuh dua tahun untuk membangun bus, dan kami masih mengerjakannya."

Pasangan itu menambahkan bahwa meskipun berhemat bisa sulit tapi hal tersebut cukup bermanfaat.

"Bagi saya, bagian terbaik dari gaya hidup kita adalah menyingkirkan banyak hal," kata Ian. "Ini proses yang berkelanjutan," ujarnya.

Pasangan tersebut juga mengatakan bahwa sementara mereka berharap untuk tinggal di bus selama mereka bisa hingga mereka percaya bahwa mereka merasa cukup.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved