Pemerintah Belitung Berharap Raih UNESCO Global Geopark Tahun Depan

Meskipun pada pemilihan tahun ini, Belitung harus mengakui keunggulan Kaldera Toba sebagai peraih UGG 2020.

Shutterstock
Pantai Tanjung Kelayang, Belitung (Shutterstock) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung kini tengah menunggu sidang sehingga dapat meraih predikat UNESCO Global Geopark di bulan November mendatang.

Pemerintah setempat maish berharap kawasan geosite setempat masuk dalam UNESCO Global Geopark (UGG).

Meskipun pada pemilihan tahun ini, Belitung harus mengakui keunggulan Kaldera Toba sebagai peraih UGG 2020.

Cegah Penyebaran Corona, 12 Stasiun Kereta Api Ini Beri Layanan Rapid Test Seharga Rp 85 Ribu

Wisata ke Pantai Glagah Wangi Istambul, Lihat Sunset hingga Menyusuri Hutan Mangrove

Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengatakan, Belitung saat ini akan menunggu sidang berikutnya, November 2020 mendatang.

"Belitung sedang menunggu sidang UNESCO supaya kita bisa meraih predikat UNESCO Global Geopark di bulan November yang akan datang," kata Isyak dalam acara webinar Indonesia Inbound Tour Operators Association (IINTOA) dan travel agent marketplace, TravelBiz, "Kesiapan Belitung sebagai Destinasi Wisata Paska Covid-19" Jumat (24/7/2020).

Menurutnya, apabila Belitung mendapat predikat tersebut maka akan berpengaruh pada pariwisata Belitung paska pandemi Covid-19.

Ia menerangkan, Global Geopark di Belitung merupakan salah satu jalan untuk mengembangkan pariwisata Belitung.

"Selain itu jika kita terpilih meraih predikat tersebut, artinya kita sudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan pandemi sebenarnya. Di saat pandemi ini orang akan memilih daerah yang lebih asri," jelasnya.

Isyak yakin betul jika geosite Belitung memiliki kriteria-kriteria tempat wisata yang cocok di masa pandemi. Jelasnya, geosite Belitung tak hanya menawarkan keindahan alam yang masih alami, melainkan juga udara yang sejuk, segar, indah dan nyaman bagi wisatawan.

"Geosite kami ini memang betul-betul masih asli, kemudian lebih gampang untuk mengatur jarak-jarak, tumpukan-tumpukannya lebih gampang diatur," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved