Kuliner Enak di Solo

(VIDEO) Menikmati Sate Kelinci dengan Pemandangan Alam Cemoro Kandang Karanganyar

Setiap sore hari ataupun akhir pekan banyak wisatawan yang datang untuk sekadar wisata kuliner.

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
Sate kelinci Mbah mo di Cemoro Kandang, Karanganyar 

Laporan wartawan Tribunsolotravel.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, KARANGANYAR – Cemoro Kandang merupakan nama Kawasan yang juga merupakan jalur pendakian Gunung Lawu selain Candi Cetho.

Namun, tak hanya dikhususkan untuk pendaki Kawasan ini rupanya juga tempat yang cocok untuk menikmati aneka kuliner yang banyak ditawarkan ditempat tersebut.

Pariwisata Kota Batu Jawa Timur Mulai Buka Dengan Perketat Protokol Kesehatan

Restoran Little Hongkong di Bali Ini Bagi Puluhan Makanan Bagi Tenaga Medis Covid-19 Selama Sebulan

Berada di ketinggian 1800 mdpl, Kawasan ini cukup dingin dan sejuk.

Setiap sore hari ataupun akhir pekan banyak wisatawan yang datang untuk sekadar wisata kuliner.

Salah satu jenis makanan yang kerap jadi menu favorit yakni sate kelinci.

Menu ini tersedia hampir di semua warung yang berjejer di pinggir bukit Comoro Kandang salah satunya yakni Warung Makan Joko Mbah Mo.

Warung yang telah berdiri sejak tahun 1980an tersebut menjadi salah satu warung makan yang menyediakan menu sate kelinci.

Setiap hari, ratusan pengunjung datang silih berganti setiap harinya untuk menikmati menu sate kelinci yang jadi favorit.

“Disini itu menu favoritnya ada sate kelinci dan nasi goreng,” kata pemilik, Mbah Mo, Rabu (22/7/2020) sore.

Setiap menu diberi harga berbeda, untuk sate kelinci harganya Rp 20 ribu sedangkan untuk nasi goreng harganya Rp 15 ribu.

Warung Mbah Mo penjual sate kelinci di Cemara Kandang, Karanganyar
Warung Mbah Mo penjual sate kelinci di Cemoro Kandang, Karanganyar (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI)

“Menu sate kelinci satu porsi 10 tusuk bisa milih mau pakai nasi atau lontong,” ujarnya.

Meskipun terlihat sama namun daging kelinci berbeda dengan daging ayam.

Serat daging kelinci lebih halus ketimbang daging ayam. Rasa daging pun agak kenyal dibanding daging ayam.

Bumbu yang digunakan layaknya sate pada umumnya, yaitu bumbu kecap dan bumbu kacang.

Ia menambahkan rempah-rempah seperti ketumbar juga diberikan untuk memberikan rasa khas pada sate kelinci.

Tak hanya sate kelinci, warung makan Mbah Mo ini juga menyediakan jagung bakar, ayam bakar, mie hingga aneka minuman hangat.

Selain menikmati aneka jenis makanan, pengunjung juga dapat melihat hamparan perbukitan hijau dengan suasana sejuk dan dingin.

Ratusan pengunjung kerap memadati kawasan ini, apalagi saat akhr pekan.

“Kalau akhir pekan bisa samapi ribuan pengunjung di sekitar sini,” kata Mbah Mo.

Warung Mbah Mo ini mulai buka sejak pukul 7.00 WIB – 21.00 WIB.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved