Sejak Dibuka Pada Bulan Juni, Museum Sejarah Jakarta Masih Sepi Pengunjung

Selama lebih kurang 22 hari buka kembali, para pengunjung dan petugas juga menaati protokol kesehatan yang berlaku, misalnya dalam kapasitas kunjungan

kompas.com
Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahilah menyimpan rekam jejak sejarah kota Jakarta 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Museum Sejarah Jakarta ( Museum Fatahillah) telah dibuka sejak 8 Juni 2020.

Namun, hingga kini museum tersebut terbilang masih sepi.

Menparekraf Himbau Agar New Normal Tak Picu Peningkatan Kasus Baru

Sejumlah Pantai dan Tempat Wisata ditutup Kembali Setelah Adanya Lonjakan Kasus Virus Corona

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Tourist Guide Unit Pengelola (UP) Museum Kesejarahan Jakarta, Amat Kusaini Al Alexs, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (30/6/2020).

"Masih relatif sepi kunjungannya. Ada kurang lebih di bawah 100 orang.

Kapasitas kunjungan juga kami batasi kan hanya 250 orang per harinya," kata Amat.

Menurut dia, selama lebih kurang 22 hari buka kembali, para pengunjung dan petugas juga menaati protokol kesehatan yang berlaku, misalnya dalam kapasitas kunjungan.

Ia mencontohkan bagaimana pengunjung menunggu terlebih dahulu di luar museum sebelum masuk karena masih ada 250 orang di dalam museum.

"Jadi kalau misalnya masih ada 250 orang, ya calon pengunjung harus tunggu di luar dulu. Masih sepi, karena kawasan Kota Tua belum dibuka juga," jelasnya.

"Ya kalau mau jalan-jalan aja di Taman Fatahillah atau Kawasan Kota Tua ya belum buka. Kalau mau ke museum baru dipersilakan," terangnya.

Tata cara kunjungan ke Museum Sejarah Jakarta

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved