Menparekraf Himbau Agar New Normal Tak Picu Peningkatan Kasus Baru

Jangan sampai dalam pelaksanaan new normal nanti malah terjadi peningkatan kasus baru

SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER
Ilustrasi wisatawan sedang liburan di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. (SHUTTERSTOCK/GUITAR PHOTOGRAPHER) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Banyaknya tempat pariwisata yang kini dibuka saat new normal membuat sejumlah pihak merasa ragu.

Untuk itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio menekankan kesiapan daerah baik pelaku industri dan masyarakat untuk memperketat pelaksanaan protokol kesehatan.

Hal tersebut dilakukan agar jangan sampai ada peningkatan kasus baru terkait virus corona.

"Jangan sampai dalam pelaksanaan new normal nanti malah terjadi peningkatan kasus baru," kata Wishnu, seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/6/2020).

Bersiap Sambut Wisatawan, Obyek Wisata di Belitung Mulai Simulasi Protokol Kesehatan

Masyarakat Desak Pemkot Segera Buka Wisata di Solo, Ini Jawaban Dinas Pariwisata

Pasalnya, kata Wishnutama, mengembalikan rasa percaya wisatawan itu butuh waktu lama. Sementara itu, memperbaiki protokol bisa dalam waktu satu atau dua hari.

Berangkat dari hal itu, Menparekraf menyatakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) atau Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) telah menyusun protokol kesehatan Cleanliness, Health and Safety (CHS).

" Protokol kesehatan tersebut diwujudkan dalam bentuk video edukasi dan handbook yang ditujukan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi krearif (parekraf)," katanya.

Dengan adanya protokol kesehatan tersebut, ia berharap, pemerintah daerah dapat terus mengawasi dan mengevaluasi penerapannya.

“Pariwisata merupakan bisnis yang sangat bergantung pada kepercayaan wisatawan domestik maupun internasional," tambah Wishnu.

Oleh karenanya, Wishnu menegaskan, dibutuhkan pengawasan yang ketat dalam penerapan protokol kesehatan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved