Usai Pandemi, Kawasan Pariwisata Alam Dibuka Kembali, Berikut Protokol Kesehatannya

pembukaan ini dilakukan atas pertimbangan adanya kebutuhan untuk masyarakat dapat menghirup udara segar secara langsung di alam yang tenang

Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Air Terjun Grenjengan Kembar di Lereng Gunung Merbabu.(Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengizinkan 29 Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), dan Suaka Margasatwa (SM) untuk dibuka kembali secara bertahap.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pembukaan ini dilakukan atas pertimbangan adanya kebutuhan untuk masyarakat dapat menghirup udara segar secara langsung di alam yang tenang dan nyaman.

Ingin Wisata Saat new Normal? Berikut Cara Penerapan Jaga Jarak Antar Wisatawan

New Normal, Wisata Taman Nasional Komodo Siap Dibuka dengan Pembatasan Pengunjung

"Hutan bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental manusia (enhancing health and quality of life). Karenanya di tengah pandemi Covid-19 ini, maka salah satu pilihan untuk sehat adalah dengan melakukan kunjungan wisata ke TN, TWA, dan SM," kata Siti dalam keterangannya, Kamis (25/6/2020).

Terkait perizinan pembukaan kembali, para pengelola 29 TN, TWA, dan SM telah menyusun protokol kunjungan sesuai protokol Covid-19. Lantas, apa saja protokol Covid-19 di kawasan pariwisata alam tersebut? Berikut protokol Covid-19 di 29 TN, TWA, dan SM yang telah diizinkan untuk buka secara bertahap

- Pembatasan jumlah pengunjung 10-30 persen

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Wiratno mengatakan, pengelola wajib membatasi jumlah pengunjung yaitu hanya 10-30 persen dari daya dukung daya tampung atau dari rerata pengunjung tahun lalu. Kemudian, secara bertahap, batasan pengunjung itu dapat ditingkatkan sampai maksimal 50 persen sesuai hasil evaluasi. "Tujaun evaluasi untuk keputusan melanjutkan membuka kunjungan, atau menutup kembali apabila terjadi kasus penularan," kata Wiratno.

- Jaga jarak

Semua pengunjung dan petugas di TN, TWA, dan SM wajib menerapkan jaga jarak satu sama lain ketika berkunjung. Hal ini untuk menghindari kontak fisik yang dapat menyebabkan adanya penularan virus.

- Penggunaan masker dan hand sanitizer

Seperti protokol Covid-19 standar, semua pengunjung dan petugas wajib menggunakan masker di area TN, TWA, dan SM. Selain itu juga diwajibkan membawa hand sanitizer masing-masing. Pihak pengelola kawasan pariwisata alam juga menyediakan hand sanitizer di area wisata.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved