Ingin Wisata Saat new Normal? Berikut Cara Penerapan Jaga Jarak Antar Wisatawan

Salah satunya yakni membatasi kapasitas penumpang lift dengan pemberian label di lantai lift.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pengunjung mencoba wahana permainan saat berwisata di Dufan di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (20/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka empat objek wisata di wilayah Ibu Kota pada fase pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi mulai Sabtu ini.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Saat new normal, banyak tempat wisata yang kini mulai dibuka dengan aturan tertentu. Salah satunya menerapkan aturan jaga jarak. Adapun aturan tersebut tertera dalam protokol kesehatan khusus di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf).

Protokol kesehatan disahkan melalui KMK Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Cegah Virus Corona, Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup

Demi Menyambut New Normal, Aceh Utara Kini Benahi Obyek Wisata

Berdasarkan pantauan Kompas.com, dalam protokol kesehatan tersebut terdapat panduan bagi pengelola tempat wisata untuk menerapkan jaga jarak yakni sebagai berikut:

1. Pembatasan jumlah pengunjung yang masuk.

2. Pengaturan kembali jam operasional.

3. Mengatur jarak saat antrean dengan memberi penanda di lantai minimal 1 meter (seperti di pintu masuk, kasir, dan lain-lain).

4. Mengoptimalkan ruang terbuka untuk tempat penjualan/transaksi agar mencegah terjadinya kerumunan.

5. Membatasi kapasitas penumpang lift dengan pemberian label di lantai lift.

6. Pengaturan jarak minimal 1 meter di elevator dan tangga.

7. Pengaturan alur pengunjung di area daya tarik wisata.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved