New Normal, Wisata Taman Nasional Komodo Siap Dibuka dengan Pembatasan Pengunjung

Ia mengatakan bahwa saat ini kawasan wisata Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat masih dalam status ditutup.

SHUTTERSTOCK/MO WU
Ilustrasi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo menggunakan kartu anggota tahunan seharga Rp 14 juta per tahun (SHUTTERSTOCK/MO WU) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Mengantisipasi penyebaran virus corona jenis baru (Covid-19) saat new normal, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) kini melakukan pembatasan bagi wisatawan di kawasan Taman Nasional Komodo.

"Saat ini, kita sudah siapkan. Nanti jika kawasan TN Komodo sudah dibuka maka skema pembatasan pengunjung ini akan segera diterapkan," kata Kepala Tata Usaha (KTU) Balai TNK, Dwi Putro Sugiarto kepada Antara, ketika dihubungi dari Kupang, NTT, Rabu (17/6/2020).

Pemerintah Indonesia Ingin Tarik Turis Berkantong Tebal, Berikut Alasannya

Usai Pandemi, Paket In City Activation Jadi Upaya Pemerintah Dorong Pariwisata Domestik

Ia mengatakan bahwa saat ini kawasan wisata Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat masih dalam status ditutup untuk sementara oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Penutupan akses masuk ke kawasan itu sendiri belum diketahui akan berlaku sampai kapan.

Namun, kata Dwi, jika sudah dinyatakan dibuka maka pihaknya sudah siap dengan penerapan jaga jarak bagi wisatawan.

Dwi mengatakan bahwa penerapan skema pembatasan pengunjung masuk ke kawasan wisata itu juga akan dilakukan secara bertahap. Hal ini karena diperlukan adaptasi bagi seluruh staf Balai Taman Nasional Komodo yang bekerja di lapangan.

"Sehingga tidak ada kebingungan bagi seluruh staf BTN Komodo dalam menerapkan SOP saat normal baru di tengah pandemi Covid-19 ini," tutur dia.

Ia mengatakan secara teknis pengaturan skema di lapangan sendiri akan diatur per bagian. Misalnya di Loh Liang berapa banyak wisatawan, kemudian di Loh Buaya Pulau Komodo berapa banyak wisatawan, sehingga tak menimbulkan penumpukan.

Dalam rencananya perlokasi wisata standarnya 20 sampai 50 persen dari kapasitas jumlah wisatawan. Namun, kata dia, nanti akan dipastikan lagi berapa jumlahnya. "Tetapi pastinya akan ada pembatasan-pembatasan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata TN Komodo," ujar dia.

Sementara itu untuk wisatawan yang melakukan diving atau menyelam, ujar Dwi, juga akan dilakukan pembatasan kuota yang tersebar di empat spot diving. "Empat spot diving itu antara lain di Gililawa, Tatawa, Batu Bolong dan Sebayur," ujar dia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Wisata Taman Nasional Komodo, Bakal Ada Pembatasan Pengunjung 

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved