Kaji Mendalam Temuan Benda Bersejarah di Karanganyar, Pemda Kerjasama dengan TACB

Ada belasan jenis batu semacam reruntuhan stupa atau candi, batu-batu berwana merah dan hitam yang bertebaran di lokasi makam

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
detail relief batu yang berhasil ditemukan oleh warga 

Laporan wartawan Tribunsolotravel.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO – Usai mendapat laporan penemuan puluhan stupa di Makam Udan Agung, Dadagan, Pulosari, Kebakkramat, pemerintah kabupaten Karanganyar segera melakukan Tindakan.

“Dua minggu lalu saat ditemukan kami langsung datangi untuk mendata dan memeriksa batu batu tersebut,” kata Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Sawaldi, Kamis (18/6/2020) siang.

Puluhan Stupa Ditemukan di Sebuah Makam Umum di Karanganyar, Sudah Ada Sejak Beberapa Tahun Lalu

Perketat Protokol Kesehatan, Wisata di Wilayah Karanganyar Resmi Dibuka Hari Ini

“Ada belasan jenis batu semacam reruntuhan stupa atau candi, batu-batu berwana merah dan hitam yang bertebaran di lokasi makam,” katanya.

Usai mendata, pihaknya juga melakukan pengkajian mendalam terkait sejarah benda-benda tersebut dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sragen.

“Kami tetap bekerja sama dengan TACB Sragen untuk pengkajiannya, saat ini masih umum,” katanya.

Dugaan sementara artefak yang ditemukan tersebut merupakan candi peninggalan era kerajaan Kediri.

Sedangkan untuk eksplorasi lebih lanjut, pihaknya masih menunggu keputusan dari Bupati Karanganyar.

“Soalnya, kalau tidak ada izin itu kami juga tidak bisa melakukan penggalian mendalam, selain ijin dari bupati juga pastinya harus ada ijin dari warga sekitar makam,” katanya.

Saat ini terdapat sekitar 10 artefak diduga reruntuhan candi yang diamankan oleh warga sekitar dan juga Pemdes Pulosari.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved