Cegah Virus Corona, Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup

Pemerintah Kabupaten Lebak belum bisa memastikan kapan kawasan destinasi wisata adat Baduy dibuka kembali.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Warga baduy saat beraktivitas di Desa Kanekes, Kecamatan Baduy, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Tidak hanya menutup aktivitas wisata, Pemerintah Desa Kanekes juga melarang warga Baduy untuk bepergian ke kota besar seperti Jakarta, untuk menghindari virus corona.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Demi mencegah penyebaran Covid-19, Kawasan wisata Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten kini masih ditutup.

"Kami harus berkoordinasi dengan Tugas Gugus setempat untuk membuka kawasan wisata Baduy itu," kata Kepala Seksi Destinasi Dinas Pariwisadata Kabupaten Lebak Usep Suparno di Lebak, Rabu (18/6/2020).

Pemerintah Indonesia Ingin Tarik Turis Berkantong Tebal, Berikut Alasannya

Hadapi New Normal, Pemandu Wisata Gunung Kini Wajib Tingkatkan Kompetensi

Pemerintah Kabupaten Lebak belum bisa memastikan kapan kawasan destinasi wisata adat Baduy dibuka kembali, terlebih kasus pasien COVID-19 di daerah ini melonjak.

Selama ini kawasan Baduy tidak dapat dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Bahkan di pintu gerbang dilakukan penjagaan oleh petugas untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu juga warga Baduy pun tidak boleh pergi ke luar daerah, kecuali mereka ada keperluan penting.

Pembukaan kawasan destinasi wisata Baduy itu tentu harus memenuhi syarat di antaranya kesiapan menghadapi era normal baru dan perkembangan penyebaran COVID-19, serta rekomendasi Tim Gugus Tugas Kabupaten Lebak.

Selain itu destinasi wisata harus mematuhi Surat Edaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Nomor 556/194/Dispar/2020 tentang imbauan bagi para pengelola destinasi wisata dan tempat hiburan agar menerapkan protokol kesehatan.

Penerapan protokol kesehatan antara lain menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu tubuh, dan berkoordinasi dengan petugas medis setempat.

"Kami saat ini tengah menyusun pembukaan wisata Baduy dan wisata lainnya di Lebak dengan menerapkan standar protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu Tetua Adat Baduy yang juga Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, mengatakan, penutupan kawasan wisata di daerahnya untuk mencegah penyebaran virus corona agar tidak sampai masuk ke permukiman masyarakat Badui.

Sebelum mengambil keputusan, kata dia, tetua lembaga adat Baduy menyelenggarakan musyawarah untuk menyepakati penutupan sementara dari kunjungan wisatawan.

Selain itu, menurut Jaro, warga Badui juga tidak boleh pergi ke luar daerah, terkecuali mereka ada keperluan penting yang diperbolehkan dengan mendapatan izin.

"Kami belum berani membuka kawasan wisata Baduy dan menunggu kepastian pemerintah setempat," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Kawasan Wisata Baduy Masih Ditutup

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved