Usai Pandemi, Paket In City Activation Jadi Upaya Pemerintah Dorong Pariwisata Domestik

Melalui program tersebut, mereka akan menawarkan beberapa paket wisata yang sifatnya berada di dalam kota.

Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf
Wisatawan di kapal pesiar di Sungai Sekonyer kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (Dok. Biro Komunikasi Publik Kemenparekraf) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Menyambut new normal, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Odo R.M Manuhutu, menuturkan bahwa pemerintah berupaya meningkatkan pariwisata domestik.

“Beberapa negara yang menjadi rujukan seperti Amerika, Perancis, dan Inggris ada tren bahwa 70 persen lebih sumbangan pariwisata ke PDB dari turis domestik. Indonesia kurang lebih di tengah-tengah, antara 54–56 persen,” kata Odo dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/6/2020).

Akibat Pandemi, Hotel-hotel Accor Sepi Tamu

Berniat Menginap di Hotel? Berikut Protokol Kesehatan Saat New Normal Diberlakukan

Berdasarkan hasil dari rapat terbatas pada 28 Mei 2020, Odo menuturkan bahwa pariwisata Indonesia perlu meningkatkan kontribusi dari wisatawan nusantara (wisnus) menjadi 70 persen.

Cara yang akan dilakukan adalah dengan mendorong In City Activation atau kegiatan wisata dalam kota. “Wisatawan akan cenderung melakukan kunjungan yang bersifat in city.

Yang artinya, di daerah dia sendiri. Kalau dia tinggal di Jakarta, ya (dia akan berjalan-jalan) di Jakarta,” kata Odo.

Promosi

Guna mendorong program tersebut, Odo mengatakan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Tingkat 1, Pemerintah Daerah Tingkat 2, dan asosiasi yang berkecimpung dalam industri pariwisata.

Melalui program tersebut, mereka akan menawarkan beberapa paket wisata yang sifatnya berada di dalam kota. Meski begitu, mereka juga tetap akan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kemenparekraf sudah beri paparan ke 34 provinsi dan 514 kabupaten untuk melakukan In City Activation. Jadi promonya, jika di Padang, nanti akan ada promosi di Dinas Pariwisata bersama asosiasi dengan hashtag di Padang aja,” kata Odo.

“Tujuannya untuk membantu roda ekonominya berputar. Kedua, membangun trust bahwa di masing-masing destinasi sudah cukup aman bagi masyarakat, dan terjaga kesehatannya bagi masyarakat untuk beraktivitas," lanjutnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Paket In City Activation, Upaya Dorong Pariwisata Domestik

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved