Pelayanan Paspor Kembali Dibuka Saat New Normal,Hanya Layani Keperluan Penting

Kendati demikian, pelayanan paspor tetap diadakan di kantor imigrasi hanya untuk orang dengan keperluan mendesak dan bersyarat.

KOMPAS.COM/Alek Kurniawan
Bukan hanya orang dewasa, paspor juga dibutuhkan untuk anak-anak sebagai identitas mereka ketika melakukan perjalanan ke luar negeri.(KOMPAS.COM/Alek Kurniawan) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Meskipun beberapa daerah kini telah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) namun Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM saat ini tetap membatasi pelayanan pembuatan paspor dan penggantian paspor.

Kendati demikian, pelayanan paspor tetap diadakan di kantor imigrasi hanya untuk orang dengan keperluan mendesak dan bersyarat.

Percepat Pemulihan Wisata,Kemenparekraf Siapkan Handbook Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif

Meskipun Dilarang, Ratusan Orang Nekat Mendaki Gunung Rinjani

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arvin Gumilang dalam program Live Instagram #TravelTalk @kompascom Selasa (9/6/2020) bertajuk "Bikin Paspor di Era New Normal, Seperti Apa?" mengatakan, pelayanan pembuatan paspor untuk masyarakat umum akan dilayani pada saat New Normal.

Melalui tayangan tersebut, ia memberikan sedikit bocoran bahwa pelayanan paspor bagi masyarakat akan kembali dibuka pekan depan.

"Kemungkinan buka kembali pelayanan untuk masyarakat itu minggu depan. Tapi tunggu saja informasi resminya nanti di media sosial kita. Saat ini, kami masih melayani pelayanan paspor hanya untuk keperluan penting," kata Arvin.

Selain itu, ia menegaskan bahwa masyarakat tak perlu membawa surat keterangan bebas Covid-19 jika ingin mengajukan paspor atau pun mengganti di era New Normal. Ia menambahkan seseorang hanya membutuhkan surat tersebut pada saat administrasi penerbangan.

"Tapi kalau mau ke luar negeri tetap harus pakai surat bebas Covid-19 ya, karena itu sudah syarat dari maskapai dan kementerian perhubungan. Urus paspor di era new normal belum ada harus bawa surat bebas Covid-19, syaratnya masih sama seperti sebelum pandemi," ujarnya.

Sekadar informasi, sejak April 2020, Ditjen Imigrasi telah menetapkan pembatasan pelayanan paspor bagi masyarakat umum akibat pandemi.

Namun, kantor imigrasi tetap melayani pengurusan paspor dengan catatan hanya untuk prioritas kebutuhan yang mendesak, seperti:

Orang sakit yang tidak bisa ditunda penanganannya atas rujukan dokter

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved