Sama Sama Bergizi, Apa Bedanya Susu Kambing dan Susu Sapi?

Salah satu perbedaan yang signifikan antara susu sapi dan susu kambing adalah kandungan lemaknya

SHUTTERSTOCK/RATTIYA THONGDUMHYU
Ilustrasi susu dituang ke kontainer untuk diolah menjadi keju dan mentega. (SHUTTERSTOCK/RATTIYA THONGDUMHYU) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Meskipun tak terlalu populer seperti susu sapi namun susu kambing tetap banyak dicari masyarakat. Kedua jenis susu ini memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing.

Menurut Kepala Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB),Dr. Epi Taufik, S.Pt, MVPH, M.Si, salah satu perbedaan yang signifikan antara susu sapi dan susu kambing adalah kandungan lemaknya.

Selama Masa Pandemi, Gibran Rakabuming Ubah Restoran Jadi Cloud Kitchen

Sama Sama Berkulit, Ini Bedanya Kulit Pangsit, Siomay, dan Kuotie

“Susu kambing itu lemaknya sedikit lebih tinggi, 4 – 4.5 persen. Kalau dari tampilan fisik susu kambing juga kelihatan agak lebih putih daripada susu sapi. Susu sapi itu agak kuning warnanya,” ujar Epi pada Kompas.com, Sabtu (31/5/2020).

Perbedaan warna tersebut berkaitan pada kandungan pro vitamin A pada susu sapi. Pro vitamin A yang membuat warna susu sapi sedikit lebih kuning. Kandungan pro vitamin A pada susu kambing biasanya sudah berubah seluruhnya menjadi vitamin A, kata Epi. Itu yang membuat warna susu kambing jadi lebih putih. Selain itu, susu kambing juga relatif lebih mudah dicerna manusia karena butiran-butiran globula di dalamnya jauh lebih kecil dan lebih rapat daripada susu sapi.

“Susu itu 85-88 persen terdiri dari air. Di dalam air itu mengambang butiran protein, lemak, mineral (butiran globula). Globula pada susu kambing butirannya jauh lebih kecil dan seragam dibandingkan susu sapi,” jelas Epi. “Makanya kadang dokter untuk orang dalam masa penyembuhan merekomendasikan susu kambing. Karena globula yang lebih kecil dan rapat akan mempermudah proses pencernaan,” lanjutnya.

Kamu bisa melihat globula ini ketika melakukan proses pendinginan pada susu. Pada susu sapi yang didinginkan, kamu akan bisa melihat gumpalan lemak yang memisah dari komponen air pada susu. Lemak tersebut akan mengambang di bagian atas susu sehingga untuk meminumnya, kamu perlu lebih dulu mengocok susu tersebut. Selain berbeda dari komposisi dan jenis globula, susu sapi juga memiliki komponen yang bersifat alergen pada beberapa orang.

Komponen penyebab alergi ini justru tidak terdapat pada susu kambing. Jadi orang yang alergi terhadap susu sapi biasanya akan bisa mengonsumsi susu kambing dengan aman. “Bahan laktogen di susu kambing itu bisa dikatakan tidak ada. Makanya dokter banyak rekomendasi untuk orang sakit, anak-anak, bayi, balita, itu lebih baik susu kambing.”(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Bedanya Susu Kambing dan Susu Sapi, Mana Lebih Unggul?

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved