Lockdown Akan Dilonggarkan di Spanyol, Wisata Pantai Mulai Dibuka

Gerbang-gerbang taman kota pun juga akan kembali dibuka. Museum-museum besar akan dapat menerima pengunjung

Balate Dorin/SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pantai di Spanyol. (Balate Dorin/SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Kebijakan Lockdown karena pandemi virus Corona di Madrid dan Barcelona akan dilonggarkan pada Senin (25/5/2020). Sementara itu, mengutip AFP, di tempat lain di Spanyol beberapa pantai akan dibuka kembali. Para warga di dua kota tersebut kini bisa bertemu dalam kelompok hingga 10 orang.

Baik itu di rumah, maupun di teras bar dan restoran. Gerbang-gerbang taman kota pun juga akan kembali dibuka. Museum-museum besar akan dapat menerima pengunjung. Namun jumlah masih dibatasi. Wilayah Madrid dan Barcelona merupakan yang paling padat penduduk di Spanyol.

Unik! Kafe Kebun Binatang di Jepang Gunakan Boneka Kapibara Sebagai Penanda Jaga Jarak

Pandemi Belum Mereda, Bandara Changi Bolehkan Wisatawan Transit di Bandara Changi Mulai Juni 2020

Mereka, beserta dengan sebagian besar Castile-Leon di barat laut negara, bergerak ke fase pertama dari program empat fase pergerakan kembali (deconfinement) di Spanyol. Fase tersebut dilakukan setelah mereka melalui salah satu dari lockdown yang paling ketat di dunia.

Wilayah tersebut telah berada dalam jalur pergerakan kembali yang lebih lambat. Sebab, mereka mengalami dampak virus corona yang cukup parah di Spanyol. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 28.700 korban jiwa akibat virus corona di sana. Angka tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Semua orang harus tetap mengenakan masker. Hal ini sudah diwajibkan di bangunan-bangunan, dan jalanan publik yang tidak memungkinkan untuk jaga jarak dua meter (enam kaki). Sementara itu, wilayah lain di Spanyol tengah bergerak menuju fase kedua yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Juni. Restoran mungkin dapat dibuka kembali dengan jumlah pengunjung yang dibatasi. Tamasya untuk jalan-jalan atau olahraga sudah tidak lagi dibatasi pada jam tertentu saja dalam sehari.

Saat hawa musim panas tiba, pantai-pantai di pesisir Samudra Atlantik dan di sebagian Andalusia, juga di Kepulauan Balears dan Canaria dibuka untuk berenang. Namun mereka harus mematuhi langkah keamanan. Kementerian Kesehatan menganjurkan untuk membatasi jumlah pengunjung pantai dengan menciptakan batasan dan memberi jarak antar payung sebanyak empat meter.

Untuk saat ini, hanya penduduk setempat saja yang bisa merasakan manfaatnya. Perjalanan antar wilayah masih dilarang, dan wisatawan asing yang tiba di Spanyol harus dikarantina selama 14 hari. Kendati demikian, pemerintah berencana untuk membuka kembali perbatasan negara kepada wisatawan asing pada Juli 2020. Lockdown yang telah diberlakukan sejak pertengahan Maret menjadi salah satu yang terparah di dunia. Pada beberapa minggu pertama, warga Spanyol sulit untuk menjejakkan kaki di luar. Anak-anak mereka pun terus berada di dalam rumah.

Banyak penduduk yang menjadi tidak sabar akan kehati-hatian dan lambatnya langkah pemerintah untuk mencabut pembatasan. Ribuan masyarakat melakukan protes dengan mengendarai mobil pada Sabtu di kota-kota besar di Spanyol. Protes dilakukan atas permintaan partai sayap kanan, Vox. Para pengemudi membunyikan klakson sembari mengibarkan bendera Spanyol. Mereka juga memukul panci dan wajan untuk mengecam pengelolaan krisis virus corona oleh pemerintahan sayap kiri Pedro Sanchez.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Longgarkan Lockdown, Pantai di Spanyol akan Dibuka Kembali

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved