Pandemi Belum Usai, Korea Perpanjang Peringatan Perjalanan Khusus hingga Juni 2020

Pemerintah Korea Selatan pada Kamis (21/5/2020) telah mendesak warganya untuk tidak pergi ke luar negeri karena pandemi hingga bulan depan

(SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Korea Selatan - Hallasan National Park.(SHUTTERSTOCK) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Belum redanya pandemi Covid-19 yang menyerang, Korea Selatan memutuskan kembali memperpanjang peringatan perjalanan khusus hingga satu bulan ke depan, tepatnya 19 Juni 2020.

Melansir The Korea Herald, Pemerintah Korea Selatan pada Kamis (21/5/2020) telah mendesak warganya untuk tidak pergi ke luar negeri karena pandemi hingga bulan depan.

Tangani Virus Corona dengan Baik, Taiwan Akan Buka Pariwisata Bagi Turis Asing pada Oktober 2020

Usai Lockdown Dilonggarkan, Mal di Thailand Kini Kembali Dibuka

Kementerian Luar Negeri Korea mengatakan, keputusan tersebut diambil berdasarkan fakta, penyebaran virus terus berlanjut dan banyak negara masih menerapkan pembatasan masuk pada orang asing. Kementerian juga mencatat, maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia telah menangguhkan operasi penerbangan.

Peringatan khusus ini dikeluarkan oleh pemerintah jika terjadi bahaya jangka pendek dan mendesak bagi para wisatawan. Hal ini dapat berlangsung hingga 90 hari. Sebelumnya, Korea Selatan mengumumkan untuk kali pertama peringatan perjalanan khusus pada 23 Maret 2020 di semua negara dan wilayah terkait penyebaran wabah virus.

Peringatan ini mendesak warga Korea untuk membatalkan atau menunda perjalanan ke luar negeri dan juga menyerukan agar warga yang tinggal serta bepergian ke luar negeri untuk lebih berhati-hati menjaga keselamatan mereka.

Sebelumnya, Korea Selatan telah membuka kembali perjalanan domestiknya. Menurut Deputy of President ASEAN Tourism Association (ASEANTA) Eddy Krismeidi mengatakan, pembukaan perjalanan domestik tak serta merta mengartikan kasus virus corona telah berhenti.

Pada akhir April tak ada kasus baru virus corona, tetapi setelah perjalanan domestik dibuka malah timbul kasus baru. "Minggu ini Korea menemukan kasus baru hingga 25 kasus perhari," jelas Eddy dalam telekonferensi bersama ASITA, Sabtu (9/5/2020). "Jadi tetap saja walaupun sudah aman, dengan adanya pembukaan travel domestik, tetap menimbulkan kasus baru," kata Eddy.

Untuk itu, Eddy berharap Indonesia perlu waspada jika suatu ketika kembali membuka perjalanan domestik. Ia mengatakan setelah dibukanya kembali perjalanan domestik, 138.000 warga Korea Selatan mengunjungi Pulau Jeju. "Ini di luar prediksi yang hanya 106.000 orang. Sehingga 30 persen lebih tinggi daripada prediksi. Ini kita perlu antisipasi di Indonesia, terutama untuk perjalanan ke daerah-daerah yang sudah terbuka," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Pandemi Berlanjut, Korea Perpanjang Peringatan Perjalanan Khusus hingga Juni

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved