Mengenal Masjid Al-Wustho Mangkunegaran, Salah Satu Masjid Tua di Kota Solo

Lokasi masjid ini sebelumnya berada di wilayah Kauman, Pasar Legi, namun pada masa Adipati Mangkunagara-II dipindah ke wilayah Banjarsari

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/EKA FITRIANI
Gapura masjid al-Wustho terlihat dari pinggir jalan, Solo, Minggu (10/5/2020) 

Laporan wartawan Tribunsolotravel.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Masjid Al-Wustho merupakan satu dari tiga masjid tua dan bersejarah di kota Surakarta sedangkan kedua masjid lainnya yaitu Masjid Darusallam, dan Masjid Agung Surakarta.

 

"Masjid ini merupakan masjid yang didirikan oleh Mangkunegara V yaitu sekitar tahun 1878 masehi," ujar Takmir Masjid Masjid Al-Wustho Mangkunegaran, Purwanto, Minggu (10/5/2020).

Pandemi Corona Belum Berakhir, Kapan Kita Bisa Traveling Lagi?

Pandemi Corona, Satpol PP Patroli Pasang Stiker Khusus di Tempat Kuliner Kota Solo

Pembangunan Masjid Al-Wustho diprakarsai oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunagara-I (1725-1795) di Praja Mangkunagaran sebagai masjid kerajaan bagi Pura Mangkunagaran.

Lokasi masjid ini sebelumnya berada di wilayah Kauman, Pasar Legi, namun pada masa Adipati Mangkunagara-II dipindah ke wilayah Banjarsari.

Dengan pertimbangan letak masjid yang strategis dan dekat kepada Pura Mangkunagaran.

Sebagai masjid kerajaan, awalnya masjid ini hanya diperuntukkan khusus bagi keluarga kerajaan Pura Mangkunagaran dalam menjalankan ibadahnya.

Namun kemudian dalam perkembangannya masjid ini terbuka untuk umum.

Nama Al-Wustho pada masjid ini baru eksis sejak tahun 1949.

Nama tersebut diberikan oleh Bopo Penghulu Pura Mangkunagaran Raden Tumenggung K.H. Imam Rosidi.

Masjid Wustho merupakan tempat untuk mendukung kegiatan-kegiatan spiritual yang diselenggarakan Istana Mangkunegaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved