Tips Mengolah Santan agar Tidak Pecah, Besar kecilnya Api Saat Memasak Berpengaruh

Saat bulan puasa seperti ini, santan kerap kali dipakai sebagai bahan baku untuk membuat hidangan takjil dan buka puasa, misalnya kolak dan biji salak

SHUTTERSTOCK/YUPA WATCHANAKIT
Ilustrasi santan sedang dimasak. (SHUTTERSTOCK/YUPA WATCHANAKIT) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Santan merupakan salah satu bahan utama dalam beberapa hidangan seperti gulai, rendang, dan masih banyak hidangan Nusantara lainnya. Saat bulan puasa seperti ini, santan kerap kali dipakai sebagai bahan baku untuk membuat hidangan takjil dan buka puasa, misalnya kolak dan biji salak.

Terkadang saat memasak kolak, santan yang dimasak terlihat pecah. Hal tersebut bisa memengaruhi hasil akhir dari hidangan termasuk rasa dan tekstur. Rupanya terdapat beberapa faktor yang membuat santan pecah.

Tak Suka Santan? Ini Cara Membuat Kolak Tanpa Santan

Resep Es Campur Simpel, Cocok Untuk Takjil Berbuka Puasa

Executive Chef Santika Mataram Lombok Nyoman Putra Yasa, saat dihubungi oleh Kompas.com, Selasa (28/4/2020), menjelaskan beberapa tips dan faktor yang memengaruhi santan bisa pecah saat diolah. "Ciri-ciri santan yang pecah seperti santan akan menjadi berbutir karena kandungan lemak dan air yang terpisah. Lalu rasanya tidak gurih, malah cenderung santan tidak berasa," jelas Chef Nyoman Putra Yasa.

Ia juga menerangkan, beberapa faktor yang membuat santan pecah adalah memasak dengan api yang besar kemudian tidak aduk. Lalu juga santan terlalu cair, santan dimasukkan saat makanan sedang panas.

Tips mengolah santan agar tidak pecah terletak pada seringnya santan itu diaduk. Usahakan selalu mengaduk santan saat dimasak. Traveling chef Wira Hardiyansyah juga sepakat dengan hal ini. "Di Padang orang masak rendang memakai kayu bakar, santannya alami, apinya besar-besar.

Di Aceh orang masak kuah beulangong apinya besar juga karena kayu bakar, di Jawa Tengah dan Jawa Timur masak bubur suro makai kayu bakar, ya tidak masalah api besar atau kecil intinya harus sering diaduk," jelasnya.

Ia menekankan, pada intinya cara mengolah santan agar tidak pecah itu tidak berdasarkan dari api, tetapi santan harus benar-benar selalu diaduk. Santan alami akan lebih mudah pecah dibandingkan dengan santan instan. Sebab, santan instan sudah melewati beberapa proses dalam pabrik, seperti penambahan bahan pengawet yang membuatnya stabil dan tidak mudah pecah.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Tips Mengolah Santan agar Tidak Pecah, Pengaruh Besar Api Saat Masak?

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved