Cerita Keluarga Inggris yang Tak Bisa Kembali ke Amerika, Diisolasi di Rumah Bambu di Bali

Corinne dan Dave Pruden meninggalkan London ke Denpasar bersama dengan anak laki-laki kembarnya pada 16 Maret 2020, sebelum Inggris dikunci delapan

insider.com
keluarga asal Inggris yang kini diisolasi di Bali 

"Sekarang kita hidup di tengah sawah dan benar-benar terputus dari dunia tempat kita berasal. Kita pikir itu mungkin membuat kita dan anak-anak takut, tetapi sebaliknya, rasanya benar-benar alami dan normal," 

Sedangkan untuk balita, Corinne mengatakan anak laki-laki sedang menikmati koneksi dengan dunia luar.

"Mereka sekarang melihat ke langit dan melihat awan badai gelap berlomba-lomba dengan langit biru dan berspekulasi apakah itu akan menimpa kita atau tidak. Mereka tahu jika suhu turun dan angin meningkat, hujan deras, dan guntur besar tidak bisa dihindari, yang tidak tampaknya menjadi perhatian mereka sama sekali," katanya.

"Mereka telah melihat penduduk setempat menimbun pohon-pohon palem untuk mengirim kelapa yang jatuh, dan karena itu ketika kami membelinya untuk minum, mereka sekarang tahu persis dari mana mereka berasal," ujarnya.

"Mereka bahkan mengucapkan beberapa kata dalam bahasa Indonesia seperti" terima kasih, "terima kasih, dan" nama saya, "nama saya. Anak laki-laki hanya ingin bermain sepanjang waktu dan sepertinya suka belajar hal-hal baru," katanya.

Corinne mengatakan kepada Insider bahwa keluarga itu harus kembali ke Budapest sebentar untuk membuka The Goat Herder kembali usai pandemi mereda.

"Tujuan kami adalah selalu menghabiskan waktu bersama anak-anak ini, menunjukkan kepada mereka lingkungan dan budaya baru. Mudah-mudahan, ketika semua ini berakhir, kita akan bisa melanjutkan petualangan pendidikan yang sedang kita jalani," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved