Cerita Keluarga Inggris yang Tak Bisa Kembali ke Amerika, Diisolasi di Rumah Bambu di Bali

Corinne dan Dave Pruden meninggalkan London ke Denpasar bersama dengan anak laki-laki kembarnya pada 16 Maret 2020, sebelum Inggris dikunci delapan

insider.com
keluarga asal Inggris yang kini diisolasi di Bali 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Sebuah keluarga Inggris memesan tiket satu arah ke Bali saat negara-negara mulai menutup perbatasan dan kini telah menghabiskan masa isolasi coronavirus di sebuah rumah bambu yang indah di Ubud.

Corinne dan Dave Pruden meninggalkan London ke Denpasar bersama dengan anak laki-laki kembarnya pada 16 Maret 2020, sebelum Inggris dikunci delapan hari kemudian.

Maladewa Lockdown, Wisatawan yang Terjebak Merasa Senang Diisolasi di Resort Mewah

Pariwisata Dunia Dipredksi Pulih 10 Bulan Pasca Wabah Corona, Indonesia Optimis

Keluarga Prudens biasanya berada di Budapest, Hongaria di mana mereka menjalankan sebuah kedai kopi khusus yakni The Goat Herder, yang harus ditutup pada 17 Maret.

Dilansir Insider, Corinne mengatakan: "Kami berlokasi tepat di seberang Universitas Kedokteran Hewan, dan berjalan kaki singkat dari McDaniel College [di Budapest]," katanya.

"Begitu pemerintah menutup semua lembaga pendidikan tinggi karena COVID-19, kami mencoba tetap membuka toko kopi tersebut untuk kepentingan karyawan kami, tapi ternyata kami tidak sanggup dan harus menutupnya," ujarnya.

"Tim yang bekerja di kedai kami sebenarnya adalah tim yang bagus, sebenarnya sangat menyakitkan untuk kami melihat mereka dalam posisi yang sulit secara finansial. Begitu lockdown selesai, kedai kopi kami akan buka kembali,"

Sebelum pandemi, mereka sedang dalam proses mempersiapkan ransel untuk berada di Amerika Tengah selama enam hingga sembilan bulan. Sehingga mereka menyewakan apartemen Budapest mereka, mengatur bisnis mereka dengan para manajer, dan tinggal bersama keluarga di Inggris selama beberapa hari sebelum semuanya berubah.

Corinne mengatakan kepada Sky News bahwa mereka tidak bisa lagi melakukan perjalanan dengan penerbangan asli mereka ketika perjalanan luar negeri AS dilarang.

Satu-satunya tempat yang terbuka bagi mereka pada saat itu adalah Brasil, Thailand, dan Indonesia. Corinne berkata bahwa mereka merasa seolah pergi ke tempat yang bahagia akan baik bagi mereka dan kedua anak laki-lakinya.

Berbicara tentang keputusan mereka untuk pergi ke Bali, Corinne mengatakan kepada Insider:

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved