Akibat Virus Corona, Hotel Tutup di Solo Bertambah hingga 12 Hotel

Sebelumnya, tepatnya hingga minggu kemarin PHRI mencatat ada 4 hotel di Solo yang terpaksa tutup sementara karena kesulitan bertahan di tengah pandemi

DOK. POSE IN HOTEL SOLO
Suite room di Pose In Hotel Solo. (DOK. POSE IN HOTEL SOLO) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Akibat virus corona, jumlah hotel di Solo kini menutup operasionalnya semakin bertambah.

Hal tersebut mengingat pandemi corona ( Covid-19 ) yang masih terus meluas di Indonesia.

"Saat ini ada 12 hotel berbintang yang memutuskan tutup sementara waktu," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo Abdullah Soewarno di Solo, mengutip Antara.

Sebelumnya, tepatnya hingga minggu kemarin PHRI mencatat ada 4 hotel di Solo yang terpaksa tutup sementara karena kesulitan bertahan di tengah pandemi corona.

Virus Corona Meluas, Hong Kong Kini Perpanjang Travel Ban bagi Turis Asing

Tetap Berbisnis di tengah Wabah Corona, Sejumlah Pub di Jepang Ubah Haluan Jualan Bento

Ia mengatakan akibat dari kondisi tersebut, ada sekitar 1.000 karyawan yang terpaksa dirumahkan. Menurut Soewarno, saat ini hanya sebagian karyawan yang bekerja, tetapi tidak satu bulan penuh.

"Paling dalam satu hari 15 hari kerja, jadi mereka digaji sesuai dengan hari kerja tersebut," ungkapnya. Sistem kerja tersebut tidak hanya diterapkan pada hotel yang tutup sementara, tetapi juga pada hotel yang hingga saat ini masih buka.

Menurut data PHRI, rata-rata tingkat kunjungan hotel yang hingga saat ini masih beroperasi sekitar 10-15 persen. PHRI mengimbau agar hotel-hotel tersebut selalu menerapkan protokol kesehatan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung.

Protokol kesehatan itu di antaranya pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan hand sanitizer, dan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar serta ruang publik yang ada di dalam hotel.

Terkait dengan hotel yang sementara ini tidak beroperasi, Public Relations and Event Manager Alila Hotel Solo Tesa Pujiastuti mengatakan hotel tersebut sudah tidak melayani tamu sejak 1 April 2020 dan rencananya akan berlangsung hingga 31 Mei 2020.

Ia mengatakan penutupan sementara ini merupakan kebijakan langsung dari manajemen pusat. "Semoga akhir Mei bisa kembali beroperasi. Saat ini kami masih menunggu situasi membaik," ujarnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Hotel Tutup di Solo Bertambah, 1.000-an Karyawan Terpaksa Dirumahkan

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved