Menakjubkan! Fotografer Asal Amerika Tangkap Gambar Langka Pelangi Horizontal di Atas Danau

Pelangi yang memenuhi hampir keseluruhan langit tersebut berbentuk lengkungan sirkofizontal atau sering disebut pelangi horizontal atau pelangi api

Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
insider.com
pemandangan pelangi api di Washington, Amerika 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Seorang forografer amatir asal Washington, Amerika, Cessna Kutz berhasil menangkap fenomena alam pelangi horizontal.

Dilansir dari Insider, dirinya yang melihat fenomena tersebut langsung melangkah ke terasnya di Danau Sammamish dan mengabadikan momen tersebut dengan kamera miliknya.

Lucunya Aksi Lumba-lumba ini Saat Bertemu Kukang Untuk Pertama Kalinya

Imbas Pandemi Virus Corona, Kafe Hewan di Seoul Sepi Pengunjung

Pelangi yang memenuhi hampir keseluruhan langit tersebut berbentuk lengkungan sirkofizontal atau sering disebut pelangi horizontal atau pelangi api.

"Pelangi circumhorizontal tidak seperti yang pernah saya lihat sebelumnya, itulah sebabnya saya segera mengambil kamera saya dan berlari keluar saat saya melihatnya," kata Kutz kepada Insider yang dikutip Tribunsolotravel.com. 

Pelangi tersebut terlihat penuh warna dan memenuhi langit diatas danau.

Matahari harus berada pada ketinggian yang tepat yakni lebih tinggi dari 58 derajat.

fenomena Pelangi api ini sering juga disebut dengan istilah sirkumhorisontal.

Proses terjadinya pelangi api ini karena terpengaruhi adanya difraksi cahaya atau istilah formalnya busur sirkumhorisontal.

Terbentuk oleh proses serupa halo Matahari, hanya saja kristal es heksagonal di awan Cirrostraus itu berkedudukan horizontal.

Kemudian dalam pembentukanya, cahaya matahari masuk melalui kristal-kristal dengan sudut sisi tegak, dan keluar kembali atau terbiaskan melalui sisi datar bagian bawah.

Dan pada hasilnya, akan mengakibatkan pembiasan dan membentuk busur cahya yang berjarak sudut 46 derajat dari kedudukan tampak matahari.

Semakin jauh dari khatulistiwa, matahari semakin sedikit bersinar di ketinggian terbentuknya awan cirrus.

Bergantung pada garis lintang lokasi, garis lengkung horizontal dapat muncul sepanjang tahun atau tidak sama sekali.

Bagi Kutz, "pelangi" berarti lebih dari sekadar partikel di udara.

"Melihat fenomena seperti itu selama masa-masa sulit ini memberi saya kedamaian, harapan, dan kepastian bahwa Tuhan mengendalikan situasi ini," tulisnya.

"Ini hanya bersifat sementara dan kita perlu fokus pada penyebaran cinta dan kepositifan daripada rasa takut."

Fotografer amatir tersebut menangkap dua foto menggunakan Canon EOS Rebel T5 pada 300 mm.

Dia juga mengatakan tidak menambahkan filter untuk menyesuaikan warna. Foto-fotonya segera menjadi viral ketika dia mempostingnya beberapa minggu yang lalu.

"Saya akan mengatakan itu adalah foto favorit saya yang pernah diambil, mengingat betapa jarang ini untuk dilihat," katanya. "Saya sangat gembira melihat semua tanggapan positif dari orang-orang. Itu hanya membuat saya merasa lebih diberkati karena menyaksikan momen yang luar biasa."

Karena foto tersebut, dirinya mengatakan telah memiliki beberapa follower di Instagram dan situs fotografinya.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved