Tetap Berbisnis di tengah Wabah Corona, Sejumlah Pub di Jepang Ubah Haluan Jualan Bento

Jaringan Izakaya (pub bergaya Jepang) Kushikatsu Tanaka juga turut memperhatikan himbauan tersebut

Soranews24
beragam jenis bento yang siap diantar di Kushikatsu Tanaka, Tokyo Jepang 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - Akibat pandemi corona yang semakin meluas, Gubernur Tokyo Yuriko Koike telah mendesak warga untuk menahan diri dalam pergi ke tempat-tempat karaoke, konser, atau bar di tengah-tengah pandemi coronavirus.

Jaringan Izakaya (pub bergaya Jepang) Kushikatsu Tanaka juga turut memperhatikan himbauan tersebut.

Ikuti Anjuran Pemerintah Terapkan Sosial Distancing Kawasan Harajuku, Jepang Kini Sepi

Pandemi Corona, Jepang Bagikan Wagyu Gratis Kepada Warganya

Bahkan beberapa manajer cabang Jaringan Izakaya telah memutuskan untuk mengubah pub mereka menjadi toko yang menjual makan siang bento.

Dilansir dari soranews24, sejak 1 April 2020, Kushikatsu Tanaka di seluruh negeri mengubah sistem operasi mereka untuk memperkuat layanan pesanan take-out dan pengiriman. Pengiriman dimulai dari jam 11:30 pagi sampai 4:00 malam.

Mereka beroperasi hanya sebagai bisnis take-out sambil terus buka hingga malam bagi siapa saja yang ingin makan dan minum di lokasi. Saat berada di Higashi-Nihonbashi pada 2 April 2020, pub ini mulai menawarkan versi bento dari hidangannya di lokasi tertentu.

Bagian luar cabang Tokyo Kushikatsu Tanaka. Rantai dimulai di Osaka dan mengkhususkan diri dalam kushikatsu, tusuk sate daging atau sayuran yang digoreng
Bagian luar cabang Tokyo Kushikatsu Tanaka (Soranews24)

Karena izakaya biasanya terbuka dan ramai di malam hari, penampilan yang satu ini di siang hari memberi kesan bahwa pub tersebut masih tutup. Namun saat mendekati pintu terdapat kertas yang bertuliskan "bento Tanaka !!" yang menunjukkan penawaran bento baru.

Di dalam toko, manajer cabang  yakni Kato terlihat sibuk menyiapkan bento sendirian.

"Aku masih bersiap-siap," katanya.

Dirinya terlihat mulai terbiasa dengan situasi yang terus berubah dan model bisnis bento baru.

"Karena situasinya sangat sedikit orang yang datang ke toko, jadi aku bilang kita harus fokus pada take-out dan bento," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved