Demi Cegah Penyebaran Virus Corona, Uni Emirat Arab Tunda Semua Penerbangan

Kebijakan ini akan berlaku selama dua pekan sebagai bagian dari aksi pencegahan penyebaran pandemi virus corona ( Covid-19 )

SHUTTERSTOCK/DMITRY BIRIN
Kelas bisnis pada Emirates Airbus A380. (SHUTTERSTOCK/DMITRY BIRIN) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM - National Emergency Crisis and Disasters Management Authority (NCEMA) dan General Civil Aviation Authority (GCAA) Uni Emirat Arab (UEA) telah memutuskan untuk menunda semua penerbangan berpenumpang yang akan masuk dan keluar dari UEA. B

Selain itu, penundaan penerbangan ini juga akan diberlakukan untuk penerbangan transit. Kebijakan ini akan berlaku selama dua pekan sebagai bagian dari aksi pencegahan penyebaran pandemi virus corona ( Covid-19 ).

Wabah Virus Corona, McDonalds Inggris dan AS Tarik Kursi dan Meja Makan

Akibat Virus Corona, Kuil Shinto di Jepang Kini Tak Lagi Lakukan Prosesi Pemurnian

Dilansir dari Emirates News Agency (WAM), kebijakan ini akan mulai berlaku 48 jam ke depan. Dalam pernyataannya pada Senin (23/3/2020), GCAA mengatakan bahwa penerbangan kargo dan evakuasi darurat akan dikecualikan.

Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan semua tindakan pencegahan yang akan dilakukan sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan dan Pencegahan UEA.

“Pemeriksaan tambahan dan aturan isolasi akan diambil selanjutnya ketika penerbangan berlanjut untuk memastikan keamanan penumpang, awak pesawat, dan personel bandara serta perlindungan mereka terhadap risiko terinfeksi,” seperti tertera pada pernyataan GCAA.

Kebijakan soal penundaan penerbangan ini muncul hanya beberapa jam setelah maskapai penerbangan Emirates mengumumkan bahwa mereka akan menunda semua penerbangan mulai 25 Maret 2020.

Dilansir dari AFP, Emirates merevisi kebijakan tersebut. Emirates akan tetap menerima permintaan dari pemerintah dan konsumen untuk mendukung pemulangan kembali para traveler. Emirates akan terus mengoperasikan penerbangan ke 13 destinasi.

Jumlah tersebut menurun dari biasanya 159 destinasi. Destinasi yang akan dilayani oleh Emirates adalah Inggris Raya, Swiss, Hong Kong, Thailand, Malaysia, Filipina, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Australia, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Kanada.

“Kami akan terus memonitor situasi dan segera setelah situasi normal, kami akan mengoperasikan kembali layanan kami,” ujar Chairman dan CEO Emirates Sheikh Ahmed bin Saeed Al-Maktoum seperti dilansir dari AFP. Negara-negara teluk terpaksa memberlakukan beberapa kebijakan pembatasan untuk mencegah penyebaran pandemi corona di negara mereka.

Khususnya pembatasan dilakukan di sektor transportasi udara. UEA telah berhenti memberikan visa on arrival dan melarang warga asing yang merupakan residen legal tapi sedang berada di luar negara tersebut untuk kembali ke UEA. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri UEA mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan pemberian semua jenis visa mulai Selasa (17/3/2020).

Berdasarkan informasi yang terdapat di akun Instagram @safetravel.kemlu, pemerintah UEA akan mengeluarkan daftar negara yang warganya wajib melakukan isolasi diri selama empat hari ketika memasuki UEA.

“Daftar tersebut akan diumumkan kemudian, dan dapat berubah sesuai perkembangan,” tulis akun @safetravel.kemlu. Selain itu, bagi delegasi atau diplomatic corps yang sudah memiliki janji akan melakukan pertemuan dengan pejabat UEA akan dilakukan tes atau pemeriksaan 24 jam sebelumnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Uni Emirat Arab Tunda Semua Penerbangan untuk Cegah Wabah Corona

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved