Wali Kota Solo Ijinkan Keraton Solo Gelar Tingalan Dalem Jumenengan Saat KLB Corona

Pada 20 Maret 2020 akan menjadi puncak acara proses Tingalan Dalem Jumenengan Keraton Kasunanan Surakarta

TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Penari membawakan tarian Bedaya Ketawang saat Tingalan Dalem Jumenengan Ke-15 Raja SISKS Pakubuwono (PB) XIII di Keraton Kasunanan Surakarta, Senin (1/4/2019) 

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengizinkan prosesi Tingalan Dalem Jumenengan Keraton Kasunanan Surakarta tetap berjalan di tengah status kejadian luar biasa virus Corona. 

Meski begitu, ia tetap memberikan catatan apabila prosesi itu tetap dilangsungkan.

"Tidak apa-apa kalau jumenengan tetap berjalan," kata Rudy, Selasa (17/3/2020).

"Yang jelas yang datang memastikan dirinya sehat dan tidak membawa virus, kalau membawa virus tidak perlu datang, kalau sudah terdeteksi kena paparan virus Corona tidak perlu hadir," imbuhnya membeberkan.

Ya, prosesi Tingalan Dalem Jumenengan Keraton Surakarta sampai saat ini tetap berlangsung.

Pada 20 Maret 2020 akan menjadi puncak acara proses Tingalan Dalem Jumenengan Keraton Kasunanan Surakarta.

Rudy mengharapkan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) tetap dilakukan di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta, termasuk saat prosesi dilangsungkan. 

Penyediaan hand sanitizer dan alat pemindai tubuh menjadi alat-alat yang diharapkan bisa tersedia selama prosesi jumenengan.  

"Sebelum masuk ke lokasi jumenengan sudah ada hand sanitizer, ada tempat untuk cuci tangan, itu kan lebih baik antisipasi semacam itu boleh dilakukan," jelas Rudy. 

"Thermal gun bisa disiapkan kalau memang perlu kita bantu dari pemerintah kota," tandasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul : Keraton Solo Tetap Gelar Tingalan Dalem Jumenengan saat Solo KLB Corona, Begini Kata Wali Kota Solo

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved