Melawan Corona, Cina Putuskan Larang Konsumsi Hewan Liar

Industri ini digadang-gadang sebagai industri miliaran dolar AS yang mempekerjakan jutaan masyarakat

Dok. Polres Kapuas Hulu
Barang bukti satwa trenggiling yang sudah dibekukan saat diamankan polisi dari tersangka.(Dok. Polres Kapuas Hulu) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Selama beberapa pekan terdampak virus Corona, Cina berupaya meredam meluasnya virus tersebut.

Sebagai cara meredam virus corona, mulai saat ini China akan melarang perdagangan dan pengonsumsian hewan liar.

Industri ini digadang-gadang sebagai industri miliaran dolar AS yang mempekerjakan jutaan masyarakat.

Virus Corona Mulai Menyebar di Italia Utara, KBRI Roma Beri Imbauan

Sempat Geger, Akhirnya Penumpang dan Kru Kapal Pesiar World Dream Dipastikan Negatif Virus Corona

“Sejak melebarnya virus corona (Covid-19), fenomena konsumsi hewan liar dan ancaman besar yang tersembunyi di baliknya telah menarik perhatian masyarakat luas,” kata Standing Committee of the National People’s Congress (NPC) kepada CCTV Senin (24/2/2020) lalu, mengutip South China Morning Post, Rabu (26/2/2020).

Wabah virus corona yang menewaskan lebih dari 2.500 masyarakat China dan telah menyebar ke beberapa negara lain ini dikaitkan dengan konsumsi hewan liar pembawa virus yang dijual di pasar.

Banyak peneliti percaya bahwa virus tersebut berpindah dari hewan yang ada di pasar ke manusia. Virus kemudian bermutasi sehingga bisa menginfeksi orang lain. Keputusan ini segera efektif dengan adanya pelarangan konsumsi hewan liar, termasuk tindakan tegas akan perdagangan hewan liar ilegal. Hal ini dilakukan demi melindungi kesehatan publik.

“Akhirnya ada larangan terhadap perdagangan dan pengonsumsian hewan liar. Ini merupakan langkah besar dalam melindungi hewan liar,” kata anggota Chinese National Committee for Man and Biosphere Zhou Haixiang. Standing Comittee NPC mengambil keputusan tersebut demi mengikuti seruan Presiden Xi Jinping terkait penindakan terhadap pasar dan perdagangan hewan liar.

Undang-undang perlindungan hewan liar di China sebenarnya telah diberlakukan sejak tahun 1989. Undang-undang tersebut meliputi konservasi, perdagangan, dan pemanfaatan hewan liar. Kendati demikian, undang-undang tersebut memiliki beberapa celah yang disalahgunakan. Salah satunya adalah perizinan akan konsumsi dan penangkaran hewan liar untuk tujuan komersial.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Lawan Corona, Akhirnya China Akan Larang Masyarakatnya Konsumsi Hewan Liar

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved