Mau Tahu Sejarah Vibrator? Museum di Amerika Pajang Alat Bantu Sex Tersebut dari Tahun 1800

Memiliki nama Antique Vibrator Museum, museum tersebut dipenuhi dengan koleksi vibrator berasal dari tahun 1800-an hingga 1970-an

kompas.com
Koleksi vibrator kuno dari Antique Vibrator Museum.(Dok. Joebensimo/AtlasObscura) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Di berbagai belahan dunia banyak ditemukan museum yang cukup erotis dengan menampilkan beragam gambar serta barang.

Namun di San Francisco, Amerika Serikat, terdapat museum yang dipenuhi dengan vibrator.

Memiliki nama Antique Vibrator Museum, museum tersebut dipenuhi dengan koleksi vibrator berasal dari tahun 1800-an hingga 1970-an.

Hotel Tertinggi di Dunia, Ciel Tower Akan dibuka Pada 2020 Mendatang di Dubai

7 Museum Erotis di Dunia, Red Light Secrets di Belanda Paling Populer

Maka dari itu, apabila kamu berkunjung ke sana kamu bisa lihat bagaimana bentuk vibrator di zaman dulu sebelum teknologi semaju masa kini. Tentunya, bentuk vibrator di zaman dulu sangat berbeda dengan sekarang. Bahkan jika kamu melihatnya, kamu mungkin tidak akan mengira bahwa apa yang ditunjukkan merupakan permainan seks.

Sebab, beberapa bentuk lebih terlihat seperti benda yang tidak memiliki fungsi untuk memuaskan hasrat seksual. Tidak hanya itu, kamu juga akan mendapatkan informasi mengenai seluruh vibrator yang ada di sana beserta tahun mereka diproduksi. Merek vibrator di sana juga tergolong unik.

Vibrator kuno yang dipajang di Antique Vvobrator Museum. (Dok. Joebensimo/AtlasObscura)
Vibrator kuno yang dipajang di Antique Vvobrator Museum. (Dok. Joebensimo/AtlasObscura) (kompas.com)

Misalnya vibrator yang diproduksi sepanjang tahun 1880 – 1920 bernama Dr. Macaura’s Pulsocon Blood Circulator.

Kemudian, ada lagi vibrator dari tahun 1928 bernama Polar Club yang terlihat seperti alat masak. Ada juga Hollywood Vibra-Tone dari tahun 1940an yang terlihat seperti alat pijat. Hingga saat ini, Antique Vibrator Museum memiliki lebih dari seratus model vibrator.

Koleksi vibrator tersebut merupakan koleksi pribadi milik Joani Blank yang telah dikumpulkan selama lebih dari 20 tahun. Meski didominasi oleh koleksi pribadi, menurut laman resminya, adanya museum tersebut membuat masyarakat lokal turut serta mengirim vibrator antik yang mereka temui di pasar loak.

Tidak hanya dapat melihat koleksi vibrator antik, kamu juga bisa memesan tur privat dengan seorang aktivis gerakan feminis bernama Carol Queen. Melalui tur ini, kamu akan diajak menelusuri beberapa tampilan vibrator paling tua seperti Pulsocon Blood Circulator.

Selain itu, kamu juga akan diberikan beberapa informasi tambahan mengenai sejarah bagaimana vibrator pertama muncul dan mengapa vibrator digunakan oleh wanita untuk memuaskan hasrat seksual mereka. Apabila kamu ingin berkunjung, kamu bisa mendatangi Antique Vibrator Museum di 1620 Polk Street, San Francisco, California, Amerika Serikat. Museum buka setiap hari pukul 12:30 – 18:30.

Sementara setiap hari Kamis, museum buka hingga 20:30. Hingga saat ini, museum tidak mengenakan biaya tiket masuk.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Museum Vibrator di San Fransisco, Pamerkan Koleksi Vibrator Kuno Sejak 1880-an 

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved