4 Tips Menghilangkan Bau Lumpur Saat Akan Memasak Ikan Air Tawar

Namun, ikan air tawar bisa mengeluarkan rasa dan bau lumpur atau tanah yang tidak sedap, bisa jadi kamu mengolahnya dengan cara yang salah

Foto: Shutterstock
ilustrasi memasak ikan 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Beragam jenis ikan air tawar kerap menjadi favorit bagi masyarakat untuk bersantap.

Hal tersebut karena selain mudah ditemukan dan diolah, harganya juga relatif terjangkau.

Menikmati Street Food Thailand 3 Pot Thai Street yang Sukses Bikin Ngiler

Street Food 3Pot Tak Pernah Sepi Pengunjung, Berikut Beberapa Menu yang Tersedia

Ikan air tawar ada berbagai jenis, mulai dari ikan patin, lele, mas, dan gurame. Cara pengolahannya juga beragam bisa digoreng, dikukus, dan dibakar.

Namun, ikan air tawar bisa mengeluarkan rasa dan bau lumpur atau tanah yang tidak sedap, bisa jadi anda mengolahnya dengan cara yang salah. Berikut ini tips menghilangkan bau lumpur ikan air tawar menurut Executive Chef Suasana Restaurant Hendra Kurniawan:

1. Membeli ikan air tawar yang masih hidup

Kamu bisa membeli ikan air tawar yang masih hidup atau sudah mati. Cara pengolahannya agak berbeda. Menurut Hendra jika kamu membeli ikan yang masih hidup dan akan menyimpannya untuk beberapa lama sebelum dimasak, lebih baik kamu tidak memberi makan ikan tersebut.

“Di Suasana kami ada akuarium. Jadi ikannya tidak diberi makan. Itu bisa mengurangi bau lumpurnya. Kalau mau dimasak baru langsung diambil dan dibersihkan jadi masih segar sekali,” ujar Hendra ketika ditemui Kompas.com pada Jumat (10/1/2020).

2. Bersihkan insang dan isi perut

Jika kamu membeli ikan air tawar yang sudah mati dari pasar atau supermarket, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah membersihkan insang dan isi perut ikan hingga bersih. Jika sudah, cuci ikan dengan air mengalir dan pastikan sudah bersih. Kamu bisa menyimpan ikan di dalam lemari pembeku atau freezer dengan kondisi seperti ini. Ikan yang sudah bersih akan membuatnya lebih awet. Namun lebih baik untuk menjaga kesegaran, ikan langsung dimasak.

3. Hati-hati dengan empedu

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved