Tempat Makan Asyik Klaten

Unik! Cafe di Klaten Ini Tawarkan Sensasi Berkemah di Alam, Dilengkapi Tenda dan Api Unggun

Memasuki Kedai Plawangan Klaten, pengunjung seakan dibawa merasakan nuansa alam pegunungan yang sejuk

TribunSolo.com/Eka Fitriani
Cafe Plawangan di Klaten tampak depan 

Laporan wartawan Tribunsolotravel.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Sebuah cafe kopi di Kabupaten Klaten yakni Kedai Plawangan menawarkan suasana alam pegunungan.

Memasuki Kedai Plawangan Klaten, pengunjung seakan dibawa merasakan nuansa alam pegunungan yang sejuk.

Tak Banyak yang Tahu, Minum Teh Usai Makan Bukanlah Kebiasaan yang Sehat

Berenang di Laut Nyatanya Menyehatkan, Berikut 5 Manfaat Berenang di Laut

Beberapa properti alam seperti tenda, hammock, kursi lipat hingga api unggun buatan disediakan di tempat ini.

Tempat duduk hingga sekat bangunan kedai terbuat dari kayu dan bambu sehingga nuansa alam terasa kuat.

Café ini terletak di Jl Wahidin Sudiro. H No.42, Bramen, Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten dan buka mulai pukul 11.00 WIB - 23.00 WIB.

Café unik ini awalnya dibuka untuk mewadahi pecinta alam yang berada di Klaten.

Suasana cafe Plawangan di Klaten
Suasana cafe Plawangan di Klaten (TribunSolo.com/Eka Fitriani)

Namun seiring berjalannya waktu, pengunjung yang datang tak hanya berasal dari komunitas pecinta alam namun banyak keluarga hingga anak muda.

“Awalnya saya melihat banyak café yang konsepnya biasa saja, saya waktu itu ingin bikin konsep yang memang beda,” kata manager Kedai Plawangan, Fian,Minggu (15/9/2019) siang.

“Selain itu, café ini kan cabang dari toko perlengkapan gunung namanya Jeram, ya akhirnya saya buat café dengan konsep yang hampir sama yakni outdoor,” katanya.

Kedai ini cukup luas dan dapat menampung hingga 100 pengunjung.

Sisi kiri dan kanan ditata sedemikian rupa hingga memberikan nuansa pengunungan.

“Kalau di kedai ini saya buat 3 tema atau konsep, sebelah kanan saat pengunjung datang itu ada tema gunung es, lalu gunung tropis dan yang agak belakang itu hutan belantara,” katanya.(*)

Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved