Mengenal Pasar Tradisional Unik di Dubai, Deira Souk

Pasar ini terbagi menjadi dua bagian, Gold Souk dan Spice Souk. Sesuai namanya, Gold Souk menjual emas dengan beragam jenis dan karat

KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI
Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Kawasan Deira bisa merupakan pasar yang tradisional yang tampak unik di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti.

Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas. KompasTravel yang dilansir Tribunsolotravel,com berkesempatan mengunjungi Deira Souk.

Studi Terbaru Buktikan Banyak Waktu Terbuang Percuma Saat Liburan, Kenapa?

Usai Direnovasi, Kolam Pemandian Air Panas Alami Satu-Satunya di Singapura Ini Kembali Buka

Pasar ini terbagi menjadi dua bagian, Gold Souk dan Spice Souk. Sesuai namanya, Gold Souk menjual emas dengan beragam jenis dan karat.

“Anda masih bisa tawar-menawar di sini. Pada dasarnya harga emas terdiri dari harga per gram yang sudah ditentukan pemerintah, serta harga jasa pembuatan. Harga jasa itulah yang bisa Anda tawar,” tutur Ikram, pemandu KompasTravel di Dubai, Uni Emirat Arab, hari itu.

Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas.
Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas. (KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI)

Lorong-lorong dipenuhi oleh toko emas. Perhiasan seperti kalung, gelas, dan cincin dipajang di etalase kaca. Ada pula cincin emas terbesar di dunia.

Uniknya, meski terletak di kawasan Dubai lama, tak ada warga lokal Dubai yang berjualan di sini. Semua pedagang adalah pendatang dari India, Afghanistan, Iran, Lebanon, Bangladesh, dan berbagai negara lainnya.

Spice Souk Pada arah berlawanan terdapat Spice Souk, pasar rempah penuh warna dan aroma. Semua indera Anda akan diuji di sini. Mata akan dimanjakan oleh warna-warni rempah, hidung akan disesaki wangi mint sampai kari dan teh bunga, telinga akan dipenuhi suara tawar-menawar dan ajakan untuk belanja.

“Indonesia? Malaysia?” tutur salah satu penjual. “Indonesia”, jawab saya. “Apa kabar? Ayo masuk,” lanjutnya fasih.

Sang penjual, seorang Afghanistan, kemudian menanyakan barang apa yang saya inginkan. Sebagai pengoleksi teh, tentu saya menginginkan teh. Berbeda dari teh-teh lainnya, “blend tea” yang dijual di sini sangat wangi. Bahkan jika Anda menaruhnya di pojok ruangan, saya yakin teh ini bisa jadi pengharum.

Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas
Kawasan Deira bagai oase di tengah modernisasi dan pembangunan Kota Dubai yang tak kunjung henti. Barang yang dijual di Deira Souk juga paling diminati turis: rempah dan emas (KOMPAS.com / SRI ANINDIATI NURSASTRI)

Selain teh, bertoples-toples kacang, rempah, dan cokelat bertumpuk di setiap sudut. Pashmina dari bahan cashmere dan baju khas Arab bertumpuk di sudut lainnya.

Akhirnya saya memutuskan untuk membeli “sleep tea” dan “digestion tea” karena harum keduanya sangatlah menggoda iman. Jam buka Deira Souk Market buka pada Sabtu-Kamis mulai pukul 10.00 sampai 22.00, dengan jeda waktu istirahat pukul 13.00-16.00. Pada hari libur yakni Jumat, pasar buka mulai pukul 16.00 sampai 22.00 waktu setempat.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Deira, Pasar Tradisional Paling Ikonik di Dubai

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved