Sensasi Durian Asal Semarang, Miliki Rasa Unik Dari Pahit Hingga Legit

Selain durian ketan, durian lokal lain dari Semarang adalah durian monti

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia
Durian Monti sebagai ikon durian Gunung Pati, Semarang, yang dipajang dalam pameran durian unggul di acara Semarang Festival Durian 2017, Sabtu (25/2/2017) 

TRIBUNSOLOTRAVEL.COM, SOLO - Buah durian lokal kerap diburu, selain karena rasanya yang tak pernah mengecewakan kualitas buah juga tak kalah dengan buah durian impor. Di Semarang misalnya, ada dua durian lokal dengan kualitas wahid yang tak kalah dengan durian impor.

“Durian lokal yang tidak kalah bangus kualitasnya adalah durian ketan,” jelas Hernowo Budi Luhur, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, saat dihubungi oleh Kompas.com yang dilansir TribunSoloTravel.com, Senin (6/1/2020).

Ingin Coba Menikmati Makanan Pedas? Berikut 4 Tips Makan Pedas Bagi Pemula

Menggemaskan! di Neko Hatago Jepang, Pengunjung Bisa Puas Bermain dengan Kucing

Durian dari Semarang memang berbeda dengan durian dari daerah lain. Yang membedakan adalah rasanya, memiliki perpaduan rasa manis, pahit, legit. Selain durian ketan, durian lokal lain dari Semarang adalah durian monti.

1. Durian Monti

Nama durian monti memiliki singkatan dari Monthong Gunung Pati. Jenis durian asli Gunung Pati ini merupakan hasil perkawin antara durian monthong Thailand dengan durian unggulan Gunung Pati. Perkawinan tersebut suskses dan menghasilkan durian dengan cita rasa yang manis dan legit.

Saat mencicipi durian satu ini rasa manis berbaur dengan rasa sedikit pahit di akhir. Dibanding dengan durian monthong, warna daging durian monti lebih kuning. Waktu yang tepat untuk menikmati durian ini adalah saat akhir tahun.

Tepatnya peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau. Di masa itu tekstur daging durian monti akan terasa kering dan legit, terasa sangat pas. 

2. Durian Ketan

Durian jawara asal Gunung Pati ini memiliki tekstur seperti ketan. Sehingga para petani menyebutkan durian ini sebagai durian ketan. Tekstur dagingnya super pulen seakan penikmatnya sedang memakan ketan. Kulit buah dari durian ketan ini terbilang tipis, selain itu bijinya juga kecil.

Dagingnya pulen serta manis berbaur dengan sedikit rasa pahit. Dari tampilan fisiknya, durian ketan memiliki daging buahnya berwarna kuning

Selain kedua durian tersebut, di kawasan Semarang juga ditumbuhi beberapa durian yang berkualitas baik, seperti lain durian mutiara, durian musangking, bawor, dan durian matahari. Selain dikelola oleh Dinas Pertanian, ada deretan durian lokal yang dioleh kelompok petani durian.

Seperti durian permata, durian mutiara hebat, durian malika, durian kholil, durian gojien, durian tojien di Kecamatan Mijen. Semarang memiliki sentra durian yang menjadi tempat sasaran untuk berburu durian. Antara lain Agro Cepoko di Kecamatan Gunungpati, Agro Purwosari di Kecamatan Mijen. Lalu yang dikelola perorangan, seperti Agro Durian H. Jauhari Wonolopo di Kecamatan Mijen dan Agro Watu Simbar di Kecamatan Gunungpati.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Dua Durian Lokal Unggul dari Semarang, Tak Kalah dari Durian Impor

Ikuti kami di
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved