Tak Disangka, Taman Balekambang Dulunya Merupakan Bukti Cinta Seorang Ayah Kepada Putrinya

Figure kedua putri KGPAA Mangkunegara VII dapat dilihat pada patung yang terdapat di dalam taman Balekambang

Tribunsolotravel.com/Eka Fitriani
Nama Taman Balekambang yang jadi tempat pengunjung berfoto, Solo, Minggu (22/12/2019) 

Papan berisi sejarah Taman Balekambang Solo membantu menjelaskan pada tentang nama tersebut.

Partini Tuin atau Taman Air Partini terdapat kolam resapan yang luas dan juga berfungsi untuk penampungan air.

Kolam ini juga bisa digunakan untuk wisata air dengan menggunakan perahu.

Sedangkan Partinah Bosch atau Hutan Partinah merupakan area yang dipenuhi dengan berbagai tanaman dan pohon-pohon langka, seperti kenari, beringin putih dan lain sebagainya.

Partinah Bosch berfungsi sebagai paru-paru kota.

Dahulu taman Balekambang digunakan untuk tempat rekreasi keluarga dan kerabat istana mangkunegaran.

Kemudian pada masa KGGPA Mangkunegara VIII, taman ini dibuka untuk umum.

Pengunjung saat bersantai di bawah pohon beringin
Pengunjung saat bersantai di bawah pohon beringin (TRIBUNSOLOTRAVEL.COM/ EKA FITRIANI)

Dengan diselenggarakan pula berbagai hiburan rakyat seperti ketoprak lesung.

Antara tahun 70an hingga akhir 80an, di kompleks taman Balekambang terdapat gedung yang digunakan sebagai tempat hiburan, yaitu panggung Srimulat.

Bahkan aksi panggung Srimulat ini menjadi primadona hiburan kota Solo di masa itu.

Kini setelah revitalisasi pada tahun 2008, taman Balekambang kembali pada fungsi aslinya, menjadi taman kota. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved