Kuliner Ndeso Bercita Rasa Pedas, Brambang Asem Kini Sudah Mulai Susah Ditemukan di Solo

Seperti namanya, brambang asem menawarkan cita rasa dengan aroma khas brambang (bawang merah) dicampur bumbu-bumbu lain yaitu terasi, asem, cabai

Tribunsolotravel.com/Eka Fitriani
Penjual brambang asem di Pasar Gede, Ny Nanik Farida, menyiapkan pesanan pembeli, Kamis (19/12/2019) 

Di daerah kampung-kampung sekitar Solo, Brambang Asem masih bisa ditemui di Jageran, daerah kebalen.

Di Pasar Gede sendiri terdapat beberapa penjual brambang asem. 

Penjual brambang asem di Pasar Gede Solo, Ny Nanik Farida, mengaku sudah sejak tahun 1985 dirinya berjualan.

"Dulu penjual brambang asem hanya saya saja, sekarang di Pasar Gede ada empat penjual brambang asem," ujarnya kepada Tribunsolo.com Sabtu (13/1/2018) siang.

Brambang Asem Pasar gede
Brambang Asem Pasar gede (Ambar purwaningrum/TribunTravel.com)

Selain brambang asem, Nanik juga menjual nasi pecel dan cabuk rambak.

Harganya Rp 5.000 per porsi.

"Ini bawangnya dibakar lalu dikasih asem, gula jawa sama terasi," kata dia.

"Beda sama sambel pecel atau lotis," ujarnya.

Sekilas, brambang asem ini mirip pecel namun ada yang paling membedakan yakni sambalnya.

Pecel biasanya disajikan dengan kuah atau sambal kacang selain itu pecel disajikan dengan berbagai jenis sayuran yang direbus.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ekayana
Editor: Ekayana
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved